● online
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh benda di sekitarnya. Karena tubuh manusia dan hewan berdarah panas selalu memancarkan radiasi inframerah, sensor PIR sangat efektif digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau pergerakan.
Dalam kondisi normal, ketika tidak ada perubahan suhu atau gerakan di area yang dipantau, sensor PIR akan berada dalam keadaan siaga dan tidak menghasilkan sinyal aktif. Namun, saat ada objek bergerak melintasi area deteksi, sensor akan menangkap perubahan radiasi tersebut dan mengirimkan sinyal keluaran yang bisa dibaca oleh Arduino.
Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca sinyal dari sensor PIR menggunakan Arduino Uno Trainer Kit dan menampilkan hasil deteksinya melalui Serial Monitor.
Penyesuaian Sensor PIR
Sebagian besar modul sensor PIR dilengkapi dengan dua buah potensiometer kecil. Kedua potensiometer ini berfungsi untuk menyesuaikan karakteristik kerja sensor.

Gambar 1. Pinout Sensor PIR
Potensiometer pertama digunakan untuk mengatur sensitivitas sensor. Jika sensitivitas dinaikkan, sensor akan lebih mudah mendeteksi gerakan kecil. Potensiometer kedua digunakan untuk mengatur durasi sinyal aktif setelah gerakan terdeteksi. Semakin besar durasinya, semakin lama sensor akan berada dalam kondisi aktif meskipun gerakan sudah berhenti.
Pengaturan ini bisa disesuaikan agar sensor bekerja lebih stabil sesuai dengan kondisi ruangan dan kebutuhan percobaan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor PIR
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor PIR
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor PIR.
- Hubungkan kaki VCC sensor PIR ke pin 5V Arduino.
- Hubungkan kaki Output sensor PIR ke pin D6 Arduino.
- Hubungkan kaki GND sensor PIR ke pin GND Arduino.

Gambar 2. Wiring Rangkaian Sensor PIR dengan Pin D6 Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar dan kuat agar sensor dapat bekerja secara stabil.
Menulis Program Membaca Sensor PIR
Setelah rangkaian selesai dipasang, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int pirPin = 6;
int pirState = 0;
void setup() {
pinMode(pirPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
pirState = digitalRead(pirPin);
if (pirState == HIGH) {
Serial.println("Gerakan terdeteksi");
} else {
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- int pirPin = 4; digunakan untuk menentukan pin digital yang terhubung ke keluaran sensor PIR
- int pirState = 0; digunakan untuk menyimpan kondisi hasil pembacaan sensor PIR
- pinMode(pirPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin sensor PIR sebagai masukan
- digitalRead(pirPin); digunakan untuk membaca kondisi keluaran sensor PIR
- if (pirState == HIGH) digunakan untuk mengecek apakah sensor mendeteksi adanya gerakan
- println(“Gerakan terdeteksi”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor PIR mendeteksi gerakan
- println(“Tidak ada gerakan”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor tidak mendeteksi gerakan
Hasil Percobaan
Setelah program berhasil diunggah dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai memantau kondisi sensor PIR secara terus-menerus. Saat tidak ada gerakan di sekitar sensor, Serial Monitor akan menampilkan pesan bahwa tidak ada gerakan yang terdeteksi. Pada kondisi ini, sistem berada dalam keadaan siaga.
Ketika seseorang atau objek bergerak melewati area deteksi sensor, sensor PIR akan mengubah kondisi keluarannya menjadi aktif. Arduino membaca perubahan ini dan langsung menampilkan pesan bahwa gerakan terdeteksi. Pesan tersebut akan tetap muncul selama sensor masih berada dalam kondisi aktif, sesuai dengan pengaturan durasi pada modul PIR.

Gambar 3. Hasil Percobaan Sensor PIR pada Serial Monitor
Setelah gerakan berhenti dan durasi sensor berakhir, keluaran sensor kembali tidak aktif dan Arduino kembali menampilkan status tidak ada gerakan. Proses ini akan terus berulang tanpa perlu menjalankan ulang program.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca sinyal digital dari sensor PIR dengan baik dan merespons perubahan kondisi lingkungan secara langsung. Dengan pemahaman ini, kamu bisa mengembangkan proyek yang lebih lanjut seperti alarm keamanan, lampu otomatis berbasis gerakan, atau sistem pemantauan ruangan.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Hari ini kita akan mencoba untuk menampilkan data sensor ldr ke web server dengan koneksi WIFI menggunakan board NodeMCU.... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
Oke kali ini akan membahas seputar sensor fingerprint, dimana fungsi dari fingerprint ini adalah sebagai validasi data identitas dengan... selengkapnya
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini... selengkapnya
LED adalah singkatan dari Light Emiting Diode, yang merupakan sebuah dioda yang dapat mengubah energi listrik menjadi cahaya, dan... selengkapnya
Hallo ketemu lagi dengan pembahasan sensor DHT11, kali ini kita akan menggunakannya pada NodemMCU. Nanti akan dibahas mengenai rangkaian... selengkapnya
CNC router merupakan sebuah mesin yang mempunyai kegunaan untuk memotong, mengukir/grafir dan membuat marking. Semua proses itu dapat dilakukan... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Pada beberapa profesi yang menggunakan bantuan suatu aplikasi ataupun perangkat lunak sangatlah banyak. Nyatanya dengan adanya berbagai macam perangkat... selengkapnya
Pada artikel sebelumnya kita sudah belajar untuk mendaftar ke thingspeak, jika belum silahkan bisa di lihat DISINI. Oke sip... selengkapnya
Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.0002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000

Saat ini belum tersedia komentar.