● online
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- Water Level sensor ketinggian air - deteksi air....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh benda di sekitarnya. Karena tubuh manusia dan hewan berdarah panas selalu memancarkan radiasi inframerah, sensor PIR sangat efektif digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau pergerakan.
Dalam kondisi normal, ketika tidak ada perubahan suhu atau gerakan di area yang dipantau, sensor PIR akan berada dalam keadaan siaga dan tidak menghasilkan sinyal aktif. Namun, saat ada objek bergerak melintasi area deteksi, sensor akan menangkap perubahan radiasi tersebut dan mengirimkan sinyal keluaran yang bisa dibaca oleh Arduino.
Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca sinyal dari sensor PIR menggunakan Arduino Uno Trainer Kit dan menampilkan hasil deteksinya melalui Serial Monitor.
Penyesuaian Sensor PIR
Sebagian besar modul sensor PIR dilengkapi dengan dua buah potensiometer kecil. Kedua potensiometer ini berfungsi untuk menyesuaikan karakteristik kerja sensor.

Gambar 1. Pinout Sensor PIR
Potensiometer pertama digunakan untuk mengatur sensitivitas sensor. Jika sensitivitas dinaikkan, sensor akan lebih mudah mendeteksi gerakan kecil. Potensiometer kedua digunakan untuk mengatur durasi sinyal aktif setelah gerakan terdeteksi. Semakin besar durasinya, semakin lama sensor akan berada dalam kondisi aktif meskipun gerakan sudah berhenti.
Pengaturan ini bisa disesuaikan agar sensor bekerja lebih stabil sesuai dengan kondisi ruangan dan kebutuhan percobaan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor PIR
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor PIR
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor PIR.
- Hubungkan kaki VCC sensor PIR ke pin 5V Arduino.
- Hubungkan kaki Output sensor PIR ke pin D6 Arduino.
- Hubungkan kaki GND sensor PIR ke pin GND Arduino.

Gambar 2. Wiring Rangkaian Sensor PIR dengan Pin D6 Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar dan kuat agar sensor dapat bekerja secara stabil.
Menulis Program Membaca Sensor PIR
Setelah rangkaian selesai dipasang, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int pirPin = 6;
int pirState = 0;
void setup() {
pinMode(pirPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
pirState = digitalRead(pirPin);
if (pirState == HIGH) {
Serial.println("Gerakan terdeteksi");
} else {
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- int pirPin = 4; digunakan untuk menentukan pin digital yang terhubung ke keluaran sensor PIR
- int pirState = 0; digunakan untuk menyimpan kondisi hasil pembacaan sensor PIR
- pinMode(pirPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin sensor PIR sebagai masukan
- digitalRead(pirPin); digunakan untuk membaca kondisi keluaran sensor PIR
- if (pirState == HIGH) digunakan untuk mengecek apakah sensor mendeteksi adanya gerakan
- println(“Gerakan terdeteksi”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor PIR mendeteksi gerakan
- println(“Tidak ada gerakan”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor tidak mendeteksi gerakan
Hasil Percobaan
Setelah program berhasil diunggah dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai memantau kondisi sensor PIR secara terus-menerus. Saat tidak ada gerakan di sekitar sensor, Serial Monitor akan menampilkan pesan bahwa tidak ada gerakan yang terdeteksi. Pada kondisi ini, sistem berada dalam keadaan siaga.
Ketika seseorang atau objek bergerak melewati area deteksi sensor, sensor PIR akan mengubah kondisi keluarannya menjadi aktif. Arduino membaca perubahan ini dan langsung menampilkan pesan bahwa gerakan terdeteksi. Pesan tersebut akan tetap muncul selama sensor masih berada dalam kondisi aktif, sesuai dengan pengaturan durasi pada modul PIR.

Gambar 3. Hasil Percobaan Sensor PIR pada Serial Monitor
Setelah gerakan berhenti dan durasi sensor berakhir, keluaran sensor kembali tidak aktif dan Arduino kembali menampilkan status tidak ada gerakan. Proses ini akan terus berulang tanpa perlu menjalankan ulang program.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca sinyal digital dari sensor PIR dengan baik dan merespons perubahan kondisi lingkungan secara langsung. Dengan pemahaman ini, kamu bisa mengembangkan proyek yang lebih lanjut seperti alarm keamanan, lampu otomatis berbasis gerakan, atau sistem pemantauan ruangan.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Software dari keluarga adobe, yaitu salah satunya Adobe Photoshop. Adobe Photoshop ini di ciptakan secara multi fungsi, mulai untuk... selengkapnya
Siapa yang kenal dengan modul SIM? dengan modul ini kita bisa berkomunikasi dengan SIM GSM baik untuk mengirim... selengkapnya
Penggunaan LCD I2C sering kali gagal menampilkan teks karena deklarasi awal yaitu alamat I2C yang salah/keliru dikarenakan alamat yang... selengkapnya
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan... selengkapnya
Melanjutakan tutorial edisi telegram kali ini kita akan mendetekesi suhu meggunakan sensor Ds18b20 dan ESP01. Dalam tutorial ini kita... selengkapnya
Thingspeak merupakan sebuah platform Internet of things yang memungkinkan anda untuk memonitoring/kontrol device menggunakan internet. Platform Iot ini gratis... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor PIR (Passive Infra Red) untuk... selengkapnya
Motor DC menjadi salah satu komponen yang sering digunakan dalam proyek berbasis Raspberry Pi, seperti robot sederhana, kendaraan mini, maupun... selengkapnya
Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kategori
Artikel Terkait
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11
-
Bikin Sensor Parkir Otomatis Pakai Arduino Uno dan HC SR04
-
Monitoring Suhu Ruang Server Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor DHT22
-
Biar Dapur Anti Kebakaran Yuk Bikin Detektor Gas dan Asap Sederhana Pakai Arduino Uno
-
Bikin Penyiram Tanaman Otomatis Pakai Arduino Uno Biar Tanaman Anti Layu

Saat ini belum tersedia komentar.