● online
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Mendeteksi Hujan Menggunakan Rain Sensor dan Arduino

Alat dan bahan :
Rangkaian :

Konfigurasi pin :
- Sensor hujan : A0 dihubungkan ke A1; GND ke GND; VCC ke 5V
- Buzzer : (+) dihubungkan ke pin 7; (-) ke GND
Sketch program :
const int pinBuzzer = 7;
int pinSensor = A1;
int batasNilai = 500;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
}
void loop() {
int nilai = analogRead(pinSensor);
Serial.print(nilai);
if (nilai < batasNilai) {
digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
}
else {
digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
}
delay(500);
}
Anda dapat merubah batas nilai sesuai dengan keinginan, jika batas nilai di atas masih kurang.
Penggunaan :
- Rangkai komponen sesuai konfigurasi pin dan rangkaian di atas.
- Buka Arduino IDE, pilih Board Arduino/Genuino Uno dan Port pada menu Tools
- Upload sketch programnya.
Hasil :
Silahkan untuk mengetesnya dengan cara membuat hujan buatan atau hanya sekedar mencipratkan air pada papan sensornya. Hasilnya adalah akan terdapat pemberitahuan berupa buzzer ketika papan terkena air sesuai dengan batas nilai yang sudah ditentukan pada sketch program. Cukup sekian pembahasan kali ini, terima kasih.Mendeteksi Hujan Menggunakan Rain Sensor dan Arduino
Pada robot elektronik sering kali digunakan motor servo sebagai leher yang bisa bergerak, motor servo adalah perangkat elektromekanis yang dirancang... selengkapnya
Sensor suhu lagi? Gpp ya disini kita belajar semua sensor suhu, nah tinggal sensor mana nih yang akan digunakan,... selengkapnya
Hallo untuk selingan ya :p kali ini ini akan membahas khusus pemula yang ingin belajar Arduino yaitu membuat simulasi... selengkapnya
Menjaga kondisi lingkungan ruang server tetap stabil adalah hal yang sangat krusial bagi kelangsungan operasional sistem TI. Jika suhu dan... selengkapnya
Pada beberapa profesi yang menggunakan bantuan suatu aplikasi ataupun perangkat lunak sangatlah banyak. Nyatanya dengan adanya berbagai macam perangkat... selengkapnya
Setelah sebelumnya kamu belajar menyalakan LED, sekarang saatnya Arduino mulai menerima perintah langsung dari kamu. Salah satu cara paling sederhana... selengkapnya
LoRa merupakan singkatan dari Long Range, dimana module ini menggunakan frekuensi radio dengan jarak yang jauh dan konsumsi daya... selengkapnya
Motor DC menjadi salah satu komponen yang sering digunakan dalam proyek berbasis Raspberry Pi, seperti robot sederhana, kendaraan mini, maupun... selengkapnya
Sensor getar Piezoelectric Ceramic (Piezo) merupakan sensor getaran sederhana namun sangat sensitif yang mampu menghasilkan tegangan saat terjadi tekanan atau... selengkapnya
Hallo pada artikel kali ini, saya akan memberikan cara menampilkan teks pada LCD dengan NodeMCU. Bagi anda yang sudah... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.0001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Mendeteksi Hujan Menggunakan Rain Sensor dan Arduino
Kategori
Artikel Terkait
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Getaran Gempa dan Stabilitas Kemiringan Pakai ESP32 dan MPU 6050
-
Cara Bikin Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Arduino Uno dan Sensor YL69
-
Bikin Sistem Monitor Volume Air Tandon Otomatis Pakai Arduino Uno dan Sensor Ultrasonik
-
Cara Bikin Kipas Angin Otomatis Berbasis Suhu Pakai Arduino Uno dan Sensor LM35
-
Bikin Smart Medicine Box Otomatis Pakai Arduino Nano dan Sensor Suhu DHT11

Saat ini belum tersedia komentar.