● online
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Push Button Tactile Switch Saklar Tombol Tinggi - ....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno

Alat dan Bahan Percobaan HCSR501-Uno
- Arduino Uno
- Sensor PIR (HC-SR501)
- Resistor 220Ω
- LED
- Jumper secukupnya
- VCC dihubungkan dengan 5v Arduino Uno.
- Out dihubungkan dengan pin A0 Arduino Uno.
- -GND dihubungkan dengan GND Arduino Uno.
- LED dihubungkan dengan pin A1 Arduino Uno

Source Code HCSR501-Uno
Selanjutnya buka IDE Arduino Anda kemudian salin baris program sebagai berikut:int led = A1; // Deklarasi LED pada pin A1
int PIR = A0; // Deklarasi Pin Sensor PIR pada A0
int data = 0; // variabel untuk menampung data PIR
void setup() {
pinMode(led, OUTPUT); //set pin A1 sbg output
pinMode(PIR, INPUT); // set pin A0 sbg input
Serial.begin(9600); //serial monitor
}
void loop(){
data = digitalRead(PIR); // baca nilai digital sensor
Serial.print("Logic PIR: "); // menampilkan nilai digital sensor pada serial monitor
Serial.print(data);
Serial.print(".\n");
delay(1000);
if (data == HIGH){ // Instrukasi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
}
Upload sketch (program di atas) dengan menekan tombol upload atau melalui shortkey CTRL+U, pastikan pengaturan board pada Arduino Uno. Kemudian aktifkan tools ‘Serial Monitor’ di Arduino IDE melalui menu tools | Serial Monitor. Pastikan kabel USB antara laptop dan Arduino tetap terpasang. Setelah program selesa diunggah perhatikan nilai digital pada serial monitor.


if (data == HIGH){ // Instruksi untuk mengaktifkan LED jika gerakan terdeteksi
digitalWrite(led, HIGH); // Mengaktifkan indikator LED
Serial.println("Gerakan Terdeteksi");
}
else if (data == LOW){ // Instruksi untuk mematikan LED jika tidak terdeteksi adanya gerakan
digitalWrite(led, LOW); // Mematikan LED jika gerakan tidak terdeteksi
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk mengendalikan LED untuk ON / OFF berdasarkan nilai digital yang dibaca Arduino dari sensor PIR. Saat sensor PIR mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah HIGH atau logika 1, sementara saat sensor PIR tidak mendeteksi adanya gerakan maka nilai digital yang terbaca oleh Arduino adalah LOW atau logika 0. Nilai digital inilah yang digunakan sebagai parameter untuk mengendalikan LED. Jika hasil percobaan Anda sesuai dengan hasil di atas maka percobaan Anda berhasil, Anda dapat kembangkan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan Anda. Selamat berkreasi.
Tutorial Cara Mendeteksi Gerakan Menggunakan Sensor PIR (HC-SR501) dan Arduino Uno
NodeMCU dikhususkan sebagai board yang dapat terhubung dengan jaringan internet (Wifi), jadi buat yang ingin belajar Internet of... selengkapnya
Sensor PIR berfungsi untuk mendeteksi benda (manusia/hewan) dengan cara mendeteksi energi panas dalam bentuk radiasi inframerah. Jadi sensor ini... selengkapnya
Sebagai seorang programmer tentu saja harus mempunyai kemampuan di bidang Bahasa pemograman karena landasan utama dalam membangun sebuah aplikasi... selengkapnya
LCD atau Liquid Crystal Display adalah Perangkat yang berfungsi sebagai media penampil dengan memanfaatkan kristal cair sebagai objek penampil utama.... selengkapnya
Sudah pernah menyalakan LED menggunakan Python? Atau membaca input dari tombol? Di proyek kali ini, kamu akan menggabungkan dua fungsi... selengkapnya
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Sensor Ultrasonik adalah sensor yang bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara untuk mendeteksi keberadaan sebuah objek. Sensor ultrasonik terdapat dua bagian... selengkapnya
Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan export/download berupa file excel berdasarkan range tanggal yang dipilih. Filter ini... selengkapnya
RFID merupakan suatu teknologi yang dapat mengidentifikasi sebuah objek menggunakan frekuensi radio. Untuk dapat menggunakanya kita membutuhkan sebuah ID... selengkapnya
Sensor PIR (Passive Infrared) berfungsi sebagai pendeteksi gerakan berbasis suhu tubuh, khususnya radiasi inframerah yang dipancarkan oleh manusia dan hewan... selengkapnya
Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000

Saat ini belum tersedia komentar.