● online
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi
- Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3 buah kaki dan sebuah tuas, tuas inilah yang berfungsi untuk mengatur nilai resistansinya. Untuk jenisnya antara lain rotary/potensiometer putar, potensiometer slide/geser dan potensiometer trimmer/obeng.
Pada artikel ini, saya akan membahas cara menggunakan potensiometer pada Arduino. Adapun komponen yang di perlukan sebagai berikut :
Alat dan bahan :
- Arduino Uno R3, BELI
- Potensiometer, untuk ukurannya bebas ya, bisa 10k Ohm
- LED 5mm dan resistor 220 Ohm
- Kabel jumper male to male, BELI
Percobaan 1 : Mengukur nilai potensiometer
Rangkaian :

Konfigurasi Pin :
- Kaki sebelah kiri (VCC) dihubungkan ke 5v
- Kaki tengah (DATA) dihubungkan ke A0
- Kaki sebelah kanan (GND) dihubungkan ke GND
Sketch program :
int potPin = A0;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
Serial.print("Nilai potensio : ");
Serial.println(nilai);
delay(1000);
}
Hasil :
Akan muncul nilai sesuai putaran potensiometer, seperti di bawah ini :

Percobaan 2 : Brightness (kecerahan LED)
Rangkaian :

Konfigurasi pin :
- Kaki (-) negatif dihubungkan ke GND
- Kaki (+) positif dihubungkan dengan resistor 220 Ohm kemudian ke pin 3 atau pin PWM lainnya 5, 6, 9, 10, 11
Sketch program :
int potPin = A0;
int led = 3;
int nilai;
void setup(){
Serial.begin(9600);
pinMode(led, OUTPUT);
}
void loop(){
nilai = analogRead(potPin);
analogWrite(led, nilai/4);
Serial.println(nilai/4);
}
Hasil :
Untuk percobaan yang ke 2, hasilnya adalah nyala LED akan mengikuti nilai potensiometer. Uji coba dengan cara memutar potensiometernya. Demikian pembahasan kali ini, semoga anda semakin semangat dalam mempelajari Arduino. Terima kasih.
Cara Menggunakan Potensiometer pada Arduino
Gyroscope adalah alat yang mengukur seberapa cepat sebuah benda berputar, yaitu kecepatan rotasinya di sumbu X, Y, dan Z. Modul L3G4200D adalah salah satu gyroscope tiga sumbu yang populer di kalangan para... selengkapnya
Sensor Inframerah atau infrared (IR) adalah sensor yang dapat mendeteksi hambatan menggunakan cahaya inframerah yang dipantulkan. Sensor ini memiliki... selengkapnya
Pada artikel ini saya akan memberikan cara cepat menggunakan motor servo pada Arduino. Pasti tentunya anda sedang mencari tutorial-tutorial... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Arduino Pro Micro adalah jenis arduino yang berukuran kecil, ukuranya hampir sama seperti Arduino Pro Mini. Secara fungsi dan... selengkapnya
Android merupakan sistem operasi untuk perangkat seluler dengan pengguna terbesar di dunia termasuk di Indonesia, dengan market share 90%... selengkapnya
Oke Hallo semua pada kesempatan kali ini kita akan belajar mendeteksi kemiringan suatu benda. Sensor yang digunakan adalah tilt... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat katalog busana muslimah ataupun lainnya, lalu ada objek orang yang sama dengan mengunakan baju berwarna tetapi... selengkapnya
Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Spesifikasi: 20mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 219.000Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900

Saat ini belum tersedia komentar.