● online
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- Kapton Tape Polymide Film 20mm Polimida 20 mm Isol....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- LCD 16x2 / 1602 Display Arduino Raspberry LCD 16 x....
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Mengendalikan LED dari Push Button Menggunakan Raspberry Pi dan Python
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan kedua perangkat ini memiliki banyak kegunaan. Push Button adalah saklar yang penggunaannya dengan cara ditekan untuk menghubungkan atau memutuskan listrik. Sedangkan LED adalah lampu kecil yang terbuat dari bahan semikonduktor yang memiliki 2 kaki yaitu kaki Anode dan Katode. Pada kesempatan kali ini, saya akan menggunakan Raspberry PI 3B (bisa juga untuk Raspi 4) untuk membuat LED yang mampu dikendalikan dengan Push Button.
ALAT DAN BAHAN PERCOBAAN LED – Push Button Raspberry Pi
- Raspberry Pi 3B (sudah terinstal Raspbian OS)
- Laptop/Personal Computer (PC)
- Kabel USB yang dapat terhubung ke Raspberry Pi
- 3 buah LED (warna: merah, kuning, hijau)
- 3 buah Resistor 220 Ohm
- 3 buah Push Button
- Kabel jumper secukupnya
- Protoboard/projectboard/breadboard
PERCOBAAN 1: Kendali LED dengan Push Button di Raspberry Pi
Dari alat dan bahan percobaan di atas, buatlah gambar rangkaian seperti gambar berikut:

Kemudian buat program Python berikut ini menggunakan Thonny (IDE Python bawaan di Raspberry Pi)
'''
PROGRAM RASPBERRY PI GPIO DENGAN LED #5
BY. INDOMAKER
'''
'''
PROGRAM RASPBERRY PI GPIO DENGAN LED #5
BY. INDOMAKER
'''
# memasukan library
import RPi.GPIO as GPIO
from time import sleep as sleep
# konfigurasi PIN
R_LED = 14
Y_LED = 15
G_LED = 18
R_PB = 4
Y_PB = 17
G_PB = 27
# Setting pin GPIO
GPIO.setmode(GPIO.BCM)
GPIO.setwarnings(False)
# pin LED sebagai OUTPUT
GPIO.setup(R_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(Y_LED,GPIO.OUT)
GPIO.setup(G_LED,GPIO.OUT)
# pin PushButton sebagai INPUT
GPIO.setup(R_PB,GPIO.IN, pull_up_down=GPIO.PUD_UP)
GPIO.setup(Y_PB,GPIO.IN, pull_up_down=GPIO.PUD_UP)
GPIO.setup(G_PB,GPIO.IN, pull_up_down=GPIO.PUD_UP)
# instruksi mematikan LED
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
# menyalakan LED Hijau
def led_hijau():
print("LED HIJAU NYALA") # menampilkan teks
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED hijau
# menyalakan LED Merah
def led_merah():
print("LED MERAH NYALA") # menampilkan teks
GPIO.output(R_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
# menyalakan LED Kuning
def led_kuning():
print("LED KUNING NYALA") # menampilkan teks
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED merah
GPIO.output(Y_LED, GPIO.HIGH) # instruksi menyalakan LED kuning
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW) # instruksi mematikan LED hijau
# eksekusi program terus menerus
try:
while True: # perulangan While-loop
R_btnState = GPIO.input(R_PB)
Y_btnState = GPIO.input(Y_PB)
G_btnState = GPIO.input(G_PB)
if(R_btnState == 0):
# panggil fungsi merah
led_merah()
else:
GPIO.output(R_LED, GPIO.LOW)
if(Y_btnState == 0):
# panggil fungsi hijau
led_hijau()
else:
GPIO.output(G_LED, GPIO.LOW)
if(G_btnState == 0):
# pangil fungsi kuning
led_kuning()
else:
GPIO.output(Y_LED, GPIO.LOW)
sleep(1)
except KeyboardInterrupt:
GPIO.cleanup() # membersihkan pin GPIO untuk digunakan kembali
Tampilan output Shell dapat diihat sebagai berikut:

Pada saat program di eksekusi, maka ketika salah satu Push Button di tekan maka akan menyalakan salah satu LED. Misalkan, Push Button yang disetting pada pin 4 ketika di tekan akan menyalakan LED Merah. Push Button yang disetting pada pin 17 ditekan akan menyalakan LED Kuning. Sedangkan, pada push Button yang disetting pada pin 27 ditekan akan menyalakan LED Hijau. Pada program ini, LED akan menyala sesaat hanya pada saat push button ditekan saja akan tetapi ketika push button dilepas maka LED pun akan mati. Lalu, bagaimana caranya supaya LED tetap menyala meskipun push button dilepas? Simak percobaan bagian 2 berikut ini
PERCOBAAN 2 LED + Push Button Raspberry Pi
Dengan menggunakan rangkaian yang sama seperti percobaan sebelumnya, ubahlah program Python di atas (pada bagian while True) di Thonny IDE Raspberry Anda
while True:
R_btnState = GPIO.input(R_PB)
Y_btnState = GPIO.input(Y_PB)
G_btnState = GPIO.input(G_PB)
if(R_btnState == 0):
# menyalakan LED Merah
led_merah()
if(Y_btnState == 0):
# menyalakan LED Hijau
led_hijau()
if(G_btnState == 0):
# menyalakan LED Kuning
led_kuning()
Prinsip kerja program bagian 2 ini mirip dengan percobaan 1, perbedaannya hanya pada saat salah satu push button ditekan kemudian dilepas maka LED masih tetap menyala sampai push button lain ditekan. Hal Ini disebabkan karena pada kode program kita tidak lagi menambahkan else untuk mematikan LED pada saat dilepas. Nah, sudah semakin jelas kan belajarnya? 😊
Demikian sedikit tutorial pada kesempatan kali ini. Program di atas dimaksudkan untuk menyalakan dan mematikan LED dengan Push Button menggunakan Raspberry Pi 3B. Terdapat 2 percobaan, kedua percobaan tersebut membuat program yang mampu mengendalikan LED melalui push Button. Perbedaannya hanya pada saat push Button ditekan dan dilepaskan saja. Jika hasil percobaan Anda sesuai dengan hasil di atas maka percobaan Anda berhasil, Anda dapat kembangkan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan Anda. Selamat berkreasi.
Mengendalikan LED dari Push Button Menggunakan Raspberry Pi dan Python
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Anda mempunyai buzzer? tapi bingung cara menggunakannya? Oke disini saya akan berbagi caranya. Sebelumnya apakah anda tahu apa sih... selengkapnya
Potensiometer merupakan sebuah resistor yang nilainya dapat kita atur sesuai keinginan. Bagaimana cara mengaturnya? nah potensiometer memiliki 3... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Kalau kamu tertarik belajar elektronika, robotika, atau ingin membuat proyek-proyek interaktif sendiri, Arduino adalah salah satu platform terbaik untuk memulainya.... selengkapnya
Oke Hallo semua pada kesempatan kali ini kita akan belajar mendeteksi kemiringan suatu benda. Sensor yang digunakan adalah tilt... selengkapnya
Pada artikel kali ini saya akan membahas penggunaan sensor DHT11, dimana sensor ini fungsinya untuk mengukur suhu dan kelembaban... selengkapnya
Semangat pagi, kali ini kita akan belajar untuk mengontrol LED melalui wifi menggunakan NodeMCU. Mengapa LED? nggak langsung ke... selengkapnya
Hari ini kita akan belajar untuk membaca data analog dari sensor LDR menggunakan Blynk dan NodeMCU. Tidak hanya membaca... selengkapnya
Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000

Saat ini belum tersedia komentar.