Pada tutorial ini akan dijelaskan bagaimana memulai menggunakan NodeMCU Esp8266 pada Arduino IDE. Meskipun pada tutorial sebelumnya sudah menggunakan NodeMCU, tapi ada juga yang belum tahu cara memulai menggunakannya. Hal ini karena sebelumnya sudah menggunakan Arduino dan include terdapat board Arduino pada Arduino IDE.
● online
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Memulai Menggunakan NodeMCU ESP8266 pada Arduino IDE
Seperti kita ketahui, NodeMCU merupakan board yang memungkinkan perangkat dapat terhubung melalui jaringan internet. Untuk memulai penggunaan NodeMCU, kita harus menambahkan board pada Arduino IDE, bagaimana caranya?
Alat dan bahan :
Langkah – langkah :
- Koneksikan PC/laptop dengan jaringan internet
- Buka Arduino IDE
- Masuk ke menu File > Preferences > pada Additional Boards Manager URLs : ketik alamat ini :
http://arduino.esp8266.com/versions/2.3.0/package_esp8266com_index.json > klik Ok
Selanjutnya masuk ke menu Tools > Board > Board Manger >
Cari esp8266
- Silahkan instal, tunggu beberapa menit (biasanya tergantung koneksi internet anda) sampai penginstalan selesai
- Hubungkan NodeMCU dan kabel dengan PC/laptop, instal driver CH340 yang sebelumnya sudah didownload atau jika sudah menginstalnya lanjut ke langkah selanjutnya di bawah ini
- Masuk ke menu Tools > Board : pilih NodeMCU 1.0 (ESP 12E Module) dan sesuaikan Portnnya (ceklis)
Setelah persiapan lengkap, anda sudah bisa menggunakan NodeMCU layaknya menggunakan Arduino Uno atau yang lain. Misalnya dengan memasukan sketch program pada File > Examples > Basic > Blink.
Demikian tutorial kali ini semoga bermanfaat, dan terus berkarya.
Terima kasih.
Memulai Menggunakan NodeMCU ESP8266 pada Arduino IDE
Hallo pada artikel kali ini, saya akan memberikan cara menampilkan teks pada LCD dengan NodeMCU. Bagi anda yang sudah... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Potensiometer adalah salah satu jenis resistor yang nilai resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika ataupun kebutuhan pemakainya.... selengkapnya
LCD atau Liquid Crystal Display adalah Perangkat yang berfungsi sebagai media penampil dengan memanfaatkan kristal cair sebagai objek penampil utama.... selengkapnya
Sensor Waterflow adalah sensor yang dapat membaca aliran air pada suatu tempat/saluran air. Sensor ini digunakan untuk membaca... selengkapnya
Real Time Clock DS3231 adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menyediakan data waktu dan tanggal dengan tingkat presisi... selengkapnya
Modul Bluetooth DX-BT18 adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat menggunakan koneksi bluetooth. Saat ini penggunaan sensor sidik... selengkapnya
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan... selengkapnya
Water level merupakan sensor yang berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dengan output analog kemudian diolah menggunakan mikrokontroler. Cara kerja... selengkapnya
Sensor getar Piezoelektrik adalah komponen yang fantastis untuk mendeteksi benturan, getaran, atau bahkan suara. Namun berbeda dengan modul piezo 3... selengkapnya
Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000

Saat ini belum tersedia komentar.