● online
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res....
- Kabel Jumper arduino Dupont Pelangi 30 cm Male to ....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, sehingga mampu mendeteksi objek di depannya meskipun tidak bersentuhan secara fisik.
Dalam banyak proyek Arduino, sensor ultrasonik sering digunakan pada robot penghindar halangan, sistem parkir otomatis, pengukur ketinggian air, hingga sistem navigasi sederhana. Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca jarak menggunakan sensor ultrasonik dengan Arduino Uno dan menampilkan hasilnya melalui Serial Monitor.
Cara Kerja Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik bekerja dengan prinsip pantulan gelombang suara. Sensor akan memancarkan gelombang ultrasonik ke depan, lalu menunggu pantulan gelombang tersebut kembali setelah mengenai suatu objek.
Modul sensor ultrasonik umumnya memiliki dua pin utama:
- Trigger (TRIG), digunakan untuk mengirimkan pulsa ultrasonik
- Echo (ECHO), digunakan untuk menerima pantulan gelombang
Arduino mengirimkan pulsa singkat melalui pin trigger. Ketika gelombang tersebut mengenai objek, gelombang akan dipantulkan kembali dan diterima oleh pin echo. Selisih waktu antara pengiriman dan penerimaan gelombang inilah yang digunakan untuk menghitung jarak objek.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor ultrasonik
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor ultrasonik dengan Arduino.
- Pin VCC sensor ultrasonik dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Pin GND sensor ultrasonik dihubungkan ke pin GND Arduino.
- Pin TRIG sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D9 Arduino.
- Pin ECHO sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D10 Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik dengan Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar agar sensor dapat bekerja dengan stabil.
Menulis Program Membaca Sensor Ultrasonik
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int trigPin = 9;
int echoPin = 10;
long duration;
int distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distance = duration * 0.034 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
delay(500);
}
Penjelasan Kode
- int trigPin = 9; digunakan untuk menentukan pin digital sebagai pemicu gelombang ultrasonik
- int echoPin = 10; digunakan untuk menentukan pin digital penerima pantulan gelombang
- pinMode(trigPin, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin trigger sebagai keluaran
- pinMode(echoPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin echo sebagai masukan
- digitalWrite(trigPin, HIGH); digunakan untuk mengirim pulsa ultrasonik
- pulseIn(echoPin, HIGH); digunakan untuk mengukur durasi pantulan gelombang ultrasonik
- distance = duration * 0.034 / 2; digunakan untuk menghitung jarak objek berdasarkan waktu pantulan
- println(distance); digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran jarak ke Serial Monitor
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan menampilkan nilai jarak antara sensor ultrasonik dan objek di depannya dalam satuan sentimeter. Nilai ini akan diperbarui secara berkala setiap setengah detik.
Ketika objek atau tangan didekatkan ke sensor, nilai jarak yang ditampilkan akan semakin kecil. Sebaliknya, ketika objek dijauhkan, nilai jarak akan semakin besar. Perubahan ini dapat diamati secara langsung dengan menggerakkan benda di depan sensor.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor Ultrasonik pada Serial Monitor
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca jarak objek secara non-kontak menggunakan sensor ultrasonik. Dengan pemahaman ini, sensor ultrasonik dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai sistem otomatis, seperti robot penghindar halangan, sistem parkir pintar, dan aplikasi pengukuran jarak lainnya.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Pada zaman yang semakin canggih ini banyak orang yang berbondog-bondong memajukan teknologi, salah satunya mengganti sumber daya listrik dengan menggunakan... selengkapnya
Oke kali ini saatnya kita mulai running ke mesin CNC router engaraving langsung. Sebelumnya apakah anda sudah mempersiapkan bahan-bahanya?... selengkapnya
UI (User Interface) dan UX (User Experience) dalam sebuah pengembangan website dan aplikasi sangat penting dan saling berkaitan. Tetapi... selengkapnya
Pulse sensor merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur banyaknya detak jantung dengan satuan menit atau BPM (Beats Per Minutes). Pada... selengkapnya
Semangat pagi semua, kali ini kita akan belajar mengenai penggunaan LCD pada Arduino tanpa module I2C. Kenapa perlu belajar... selengkapnya
Di dalam dunia elektronika, dikenal dua jenis input dan output (I/O) yaitu, analog dan digital. Untuk yang digital itu gampang... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
Bagi orang-orang yang sering melihat konten-konten di aplikasi Instagram mungkin sudah tidak asing lagi, melihat gambar atau foto yang... selengkapnya
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm Male to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.50012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Fitur: -Dapat mendeteksi api atau panjang gelombang sumber cahaya dalam 760nm ~ 1100nm – Api lebih ringan mendeteksi jarak 80cm… selengkapnya
Rp 9.000

Saat ini belum tersedia komentar.