● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- Resistor 220 Ohm 220R Ohm 220Ohm 1/4W 1% Metal fil....
- Sensor Api Flame detector sensor....
- Kabel Jumper Arduino Dupont 20 cm Female to Male P....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to M....
- Water Level sensor ketinggian air - deteksi air....
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor ultrasonik adalah salah satu sensor yang sering digunakan untuk mengukur jarak objek tanpa kontak langsung. Sensor ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, sehingga mampu mendeteksi objek di depannya meskipun tidak bersentuhan secara fisik.
Dalam banyak proyek Arduino, sensor ultrasonik sering digunakan pada robot penghindar halangan, sistem parkir otomatis, pengukur ketinggian air, hingga sistem navigasi sederhana. Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca jarak menggunakan sensor ultrasonik dengan Arduino Uno dan menampilkan hasilnya melalui Serial Monitor.
Cara Kerja Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik bekerja dengan prinsip pantulan gelombang suara. Sensor akan memancarkan gelombang ultrasonik ke depan, lalu menunggu pantulan gelombang tersebut kembali setelah mengenai suatu objek.
Modul sensor ultrasonik umumnya memiliki dua pin utama:
- Trigger (TRIG), digunakan untuk mengirimkan pulsa ultrasonik
- Echo (ECHO), digunakan untuk menerima pantulan gelombang
Arduino mengirimkan pulsa singkat melalui pin trigger. Ketika gelombang tersebut mengenai objek, gelombang akan dipantulkan kembali dan diterima oleh pin echo. Selisih waktu antara pengiriman dan penerimaan gelombang inilah yang digunakan untuk menghitung jarak objek.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor ultrasonik
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor ultrasonik dengan Arduino.
- Pin VCC sensor ultrasonik dihubungkan ke pin 5V Arduino.
- Pin GND sensor ultrasonik dihubungkan ke pin GND Arduino.
- Pin TRIG sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D9 Arduino.
- Pin ECHO sensor ultrasonik dihubungkan ke pin digital D10 Arduino.

Gambar 1. Wiring Rangkaian Sensor Ultrasonik dengan Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar agar sensor dapat bekerja dengan stabil.
Menulis Program Membaca Sensor Ultrasonik
Setelah rangkaian selesai, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int trigPin = 9;
int echoPin = 10;
long duration;
int distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
distance = duration * 0.034 / 2;
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
delay(500);
}
Penjelasan Kode
- int trigPin = 9; digunakan untuk menentukan pin digital sebagai pemicu gelombang ultrasonik
- int echoPin = 10; digunakan untuk menentukan pin digital penerima pantulan gelombang
- pinMode(trigPin, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin trigger sebagai keluaran
- pinMode(echoPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin echo sebagai masukan
- digitalWrite(trigPin, HIGH); digunakan untuk mengirim pulsa ultrasonik
- pulseIn(echoPin, HIGH); digunakan untuk mengukur durasi pantulan gelombang ultrasonik
- distance = duration * 0.034 / 2; digunakan untuk menghitung jarak objek berdasarkan waktu pantulan
- println(distance); digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran jarak ke Serial Monitor
Hasil Percobaan
Setelah program dijalankan dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan menampilkan nilai jarak antara sensor ultrasonik dan objek di depannya dalam satuan sentimeter. Nilai ini akan diperbarui secara berkala setiap setengah detik.
Ketika objek atau tangan didekatkan ke sensor, nilai jarak yang ditampilkan akan semakin kecil. Sebaliknya, ketika objek dijauhkan, nilai jarak akan semakin besar. Perubahan ini dapat diamati secara langsung dengan menggerakkan benda di depan sensor.

Gambar 2. Hasil Percobaan Sensor Ultrasonik pada Serial Monitor
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca jarak objek secara non-kontak menggunakan sensor ultrasonik. Dengan pemahaman ini, sensor ultrasonik dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan berbagai sistem otomatis, seperti robot penghindar halangan, sistem parkir pintar, dan aplikasi pengukuran jarak lainnya.
Tutorial Membaca Sensor Ultrasonik Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sesuai judulnya kali ini kita akan mencoba 7 segment 4 digit pada Arduino. Dengan 4 digit ini berarti terdapat... selengkapnya
Arduino Pro Mini merupakan jenis Arduino yang berukuran kecil dibandingkan dengan Nano, Unodan Mega. Dengan ukuran yang kecil ini... selengkapnya
Hallo pada artikel kali ini, saya akan memberikan cara menampilkan teks pada LCD dengan NodeMCU. Bagi anda yang sudah... selengkapnya
Flame sensor sangat sensitif terhadap nyala api (cahaya) dan radiasi di sekitarnya. Sensor ini dapat mendeteksi sumber cahaya biasa... selengkapnya
Alarm sangat diperlukan untuk keamanan tertentu, misalnya pada rumah, toko, maupun yang berupa barang-barang berharga lainnya dari pencuri. Tentunya... selengkapnya
Bagi pegiat teknologi, komputer, elektronika, dan Internet Of Things (IoT) maka sudah tidak asing lagi dengan benda yang satu... selengkapnya
Semangat pagi, kali ini kita akan belajar untuk mengontrol LED melalui wifi menggunakan NodeMCU. Mengapa LED? nggak langsung ke... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini... selengkapnya
Apa itu relay? Relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan dengan aliran arus listrik. Pada relay terdapat 2 bagian utama... selengkapnya
Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.400Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900POTENSIOMETER LINEAR MONO 10K ohm
Rp 1.900Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Description: TP5100 is a double switch buck 8.4V, single cell 4. 2V lithium battery charge management chip. Its ultra-compact QFN16… selengkapnya
Rp 10.600

Saat ini belum tersedia komentar.