● online
- Raspberry Pi 4 Model B - 2GB RAM Raspberry Pi 4B
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4
- ESP32 ESP-32 Wireless Module ESP32-S ESP-WROOM-32
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res
- MP3 TF 16P Alternatif DFPlayer mini MP3 Player Ard
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan
- Power module DC DC 9A 300W Step Down Buck Converte
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Penggunaan Module Relay 2 Channel Arduino
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan optocoupler jadi lebih aman untuk jangka panjang. Untuk digunakan pada arduino relay ini membutuhkan 2 kabel untuk inputnya dan 2 lagi untuk supply tegangannya. Bisa dilihat pada label modul relay terdapat IN1 dan IN2 yang akan dihubungkan ke pin Arduino.

Untuk outputnya bisa digunakan untuk AC maupun DC misal lampu AC 220V, lampu 12V dan sebagianya. Yang dibutuhkan untuk menggunakan relay pada Arduino ini sebagai berikut :
Rangkaian
Perhatikan rangkaian relay 2 channel di bawah ini :

Keterangan :
- VCC dihubungkan ke 5v
- GND dihubungkan ke GND
- IN1 : Input 1 dihubungkan ke pin 2
- IN2 : Input 2 dihubungkan ke pin 3
Sketch Program
/*
* Indomaker.com
* relay 2 channel
*/
const int relay1 = 2; //pin2
const int relay2 = 3; //pin3
int relayON = LOW; //relay nyala
int relayOFF = HIGH; //relay mati
void setup() {
pinMode(relay1, OUTPUT);
pinMode(relay2, OUTPUT);
digitalWrite(relay1, relayOFF);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
}
void loop() {
//relay1
digitalWrite(relay1, relayON);
delay(1000);
digitalWrite(relay1, relayOFF);
delay(1000);
//relay2
digitalWrite(relay2, relayON);
delay(1000);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
delay(1000);
//relay1 dan 2 nyala
digitalWrite(relay1, relayON);
digitalWrite(relay2, relayON);
delay(1000);
//relay1 dan 2 mati
digitalWrite(relay1, relayOFF);
digitalWrite(relay2, relayOFF);
delay(1000);
}
Penggunaan
- Setelah rangkaian sudah selesai silahkan upload sketch program di atas.
- Jangan lupa untuk selalu mengecek Board dan Port pada menu Tools Arduino
- Selesai, silahkan perhatikan hasilnya.
Hasil
Pada saat awal relay1 akan nyala dengan jeda 1 detik kemudian mati selanjutnya giliran relay2 akan nyala dan mati. Setelah itu relay1 dan 2 akan nyala bersamaan kemudian akan mati bersamaan juga dalam waktu jeda 1 detik dan terus akan berulang.
Terima kasih semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di tutorial selanjutnya.
Cara Penggunaan Module Relay 2 Channel Arduino
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor PIR (Passive Infra Red) untuk... selengkapnya
Hallo ketemu lagi dengan pembahasan sensor DHT11, kali ini kita akan menggunakannya pada NodemMCU. Nanti akan dibahas mengenai rangkaian... selengkapnya
RFID merupakan suatu teknologi yang dapat mengidentifikasi sebuah objek menggunakan frekuensi radio. Untuk dapat menggunakanya kita membutuhkan sebuah ID... selengkapnya
LCD atau Liquid Crystal Display adalah Perangkat yang berfungsi sebagai media penampil dengan memanfaatkan kristal cair sebagai objek penampil utama.... selengkapnya
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Bagi anda yang belum tau cara menggunakan LED pada NodeMCU, pada artikel ini akan di bahas cara-caranya. Sebelum melangkah... selengkapnya
Sensor Inframerah atau infrared (IR) adalah sensor yang dapat mendeteksi hambatan menggunakan cahaya inframerah yang dipantulkan. Sensor ini memiliki... selengkapnya
Sensor DS18b20 merupakan sebuah sensor untuk mendeteksi suhu ruangan, namun bisa juga untuk suhu air tergantung dari jenis... selengkapnya
Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500ESR meter/LCR meter dengan layar lebar lebih jelas dan mantap dan dengan tempat batre jd lebih rapih batre lebih aman… selengkapnya
Rp 131.000 Rp 134.000Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Features – Calibrated directly in Celsius (Centigrade) – Linear + 10.0 mV/C scale factor – 0.5C accuracy guaranteeable (at +25C)… selengkapnya
Rp 8.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.9001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.00012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400

Saat ini belum tersedia komentar.