● online
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- ESR Meter Digital LCR-T4 Tester Transistor Diode M....
- Dimmer SCR 2000W Motor Speed Controller 220V AC PW....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Membuat Saklar dan Tombol Tekan untuk LED Berbasis Raspberry Pi: Dua Mode Kontrol Interaktif
Mengendalikan LED dengan tombol bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kali ini, kamu akan mempelajari dua metode umum dan sangat berguna: saklar toggle, di mana setiap penekanan tombol mengubah status LED (nyala atau mati), serta tombol tekan biasa, di mana LED hanya menyala selama tombol ditekan. Kedua metode ini sangat berguna dalam proyek nyata seperti sistem pencahayaan otomatis, game controller, hingga antarmuka pengguna sederhana.
Dengan bantuan pustaka GPIO Zero di Python, kamu bisa membuat logika tersebut dengan sangat mudah dan bersih, bahkan tanpa perlu menulis banyak kode.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Raspberry Pi
- Push Button
- LED
- Resistor
- Breadboard dan kabel jumper
- Software:
- MobaXterm (untuk remote terminal)
- Notepad++ (untuk menulis skrip Python)
Mode 1: Saklar Toggle (LED Nyala/Mati Bergantian)
Pada mode ini, kamu akan membuat sistem di mana sekali tekan tombol, LED menyala, lalu tekan lagi, LED mati. Ini mirip saklar lampu ruangan pada umumnya.
Wiring Rangkaian Percobaan Saklar Toggle
Susun rangkaian dengan panduan seperti ini:
-
LED :
- Kaki anod ke GPIO pin 15
- Kaki pendek katoda ke GND melalui resistor
-
Button :
- Satu kaki ke GPIO pin 2
- Satu kaki lagi ke GND

Gambar 1. Rangkaian Schematic LED dan Button
Menulis Program Saklar Toggle LED
Setelah semua komponen terpasang, buka Notepad++ dan buat file Python baru. Tulis kode berikut dan simpan dengan nama toggle.py :
from gpiozero import LED, Button
from time import sleep
led = LED(15)
button = Button(2)
while True:
button.wait_for_press()
led.toggle()
sleep(0.5)
Penjelasan Kode
button.wait_for_press()akan menunggu sampai tombol ditekanled.toggle()akan membalik status LED jika sebelumnya mati jadi nyala, dan sebaliknyasleep(0.5)memberi jeda agar program tidak merespons satu tekanan tombol sebagai beberapa kali input

Mode 2: Tombol Tekan (LED Nyala Selama Ditekan)
Akan lebih keren kalau LED hanya menyala selama tombol ditekan, dan langsung mati saat tombol dilepas. Dengan GPIO Zero, hal ini sangat mudah.
Ada dua metode dalam library Button yang disebut when_pressed dan when_released. Metode ini tidak menghentikan jalannya program (non-blocking), jadi meskipun diletakkan dalam program utama, semuanya tetap berjalan normal.
Menulis Program Tombol Tekan
Modifikasi kode kamu menjadi kode berikut dan simpan dengan nama push.py:
from gpiozero import LED, Button from signal import pause led = LED(17) button = Button(2) button.when_pressed = led.on button.when_released = led.off pause()
Penjelasan Kode
when_pressedmenjalankan fungsiled.onsaat tombol ditekanwhen_releasedmenjalankan fungsiled.offsaat tombol dilepaspause()digunakan untuk membuat program tetap berjalan tanpa berakhir

Dengan metode ini, kamu tidak perlu menggunakan perulangan (while True) atau jeda waktu (sleep), semuanya berjalan secara event-driven.
Dengan hanya satu tombol dan satu LED, kamu bisa membuat dua jenis kontrol yang sangat berguna dan mencerminkan bagaimana perangkat fisik bekerja di dunia nyata. Baik mode toggle maupun momentary switch punya kegunaan masing-masing dan bisa menjadi dasar berbagai proyek yang lebih kompleks. Kamu bisa melanjutkan dengan menghubungkan beberapa tombol, menambahkan buzzer, atau membuat menu interaktif sederhana.
Eksperimen dengan mengganti pin GPIO, menambahkan lebih dari satu LED, atau menggabungkan mode tombol dan sensor. Dunia physical computing itu luas dan penuh kemungkinan, semoga proyek ini bisa jadi awal yang seru!
Membuat Saklar dan Tombol Tekan untuk LED Berbasis Raspberry Pi: Dua Mode Kontrol Interaktif
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang dapat mendeteksi suatu benda yang ada di depannya dengan jarak tertentu. Prinsip kerja dari... selengkapnya
Bluetooth merupakan komunikasi wireles (nirkabel) menggunakan SPP (Serial Port Protocol) dengan frekusensi kerja 2.4 GHz. Dengan Bluetooth, kita dapat... selengkapnya
Push button switch merupakan sebuah saklar dimana komponen ini berfungsi untuk mengubungkan atau memutus arus listrik. Saklar jenis ini... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
Sensor TDS meter adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mengukur partikel terlarut dalam air, partikel terlarut termasuk zat organik... selengkapnya
Di dalam dunia elektronika, dikenal dua jenis input dan output (I/O) yaitu, analog dan digital. Untuk yang digital itu gampang... selengkapnya
Modul Led Dot Matrix 32×16 adalah modul display yang menggunakan kumpulan – kumpulan LED yang dirangkai dengan susunan 32... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
MPU6050 adalah Sensor Gyroscope dan Accelerometer yang memiliki 6-axis Motion Tracking di mana perangkat ini mengkombinasikan 3-axis gyroscope, 3-axis accelerometer... selengkapnya
Potensiometer adalah salah satu jenis resistor yang nilai resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika ataupun kebutuhan pemakainya.... selengkapnya
Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.80012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Putaran = 180º Specifications • Weight: 55 g • Dimension: 40.7 x 19.7 x 42.9 mm approx. • Stall torque:… selengkapnya
Rp 36.4001 X LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resistor LDR
Rp 4.000

Saat ini belum tersedia komentar.