● online
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F
- TANG CRIMPING PRESS SKUN RATCHET YTH SN-48B
- Sensor Api Flame detector sensor
- Potensiometer 10K - Mono Potensio Meter Linear Res
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult
- TP5100 4.2v 8.4v 1S 2S Single / Double Cell Lithiu
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Menggunakan LCD 20×4 2004 I2C pada Arduino
Pada postingan artikel kali ini akan mengupas tentang penggunaan LCD 20×4 pada Arduino. Maksud dari 20×4 adalah lcd ini memiliki 20 kolom/karakter dan 4 baris berbeda dengan lcd 16×2 yang hanya 16 kolom dan 2 baris. Tentunya dengan lcd 20×4 ini kita bisa menampilkan lebih banyak karakternya. Agar lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Untuk penempatan karakternya hanya menggunakan perintah “setCursor” misalnya lcd.setCursor(10,3); maksudnya adalah kita menempatkan karakter (huruf/angka) pada kolom ke 10 dan baris ke 3. Sudah cukup jelas bukan? Oke agar terhubung dengan Arduino lebih mudah jika menggunakan tambahan modul yaitu i2C backpack.
Alat dan Bahan
Adapun daftar komponen yang dibutuhkan berikut ini:
- Arduino Uno R3, BELI
- LCD 2004, BELI
- Module i2c backpack, BELI
- Kabel jumper, BELI
- Library I2C, download
Rangkaian

Keterangan :
- Pin SDA dihubungkan ke pin A4
- Pin SCL dihubungkan ke pin A5
- VCC dihubungkan ke 5v
- GND dihubungkan ke GND
Skecth Program
#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4);
void setup()
{
lcd.begin();
lcd.backlight();
lcd.setCursor(4, 0);
lcd.print("Welcome to");
lcd.setCursor(10, 1);
lcd.print("Indomaker");
lcd.setCursor(2, 2);
lcd.print("In innovate");
lcd.setCursor(8, 3);
lcd.print("maker");
}
void loop()
{
// Do nothing here...
}
Perbedaan utama dengan program LCD 16×2 adalah pada kode LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 20, 4); Silahkan upload programnya dan lihat hasilnya. Untuk memindah letak karakter bisa menggantinya pada kode lcd.setCursor(5, 4);
Semoga bermanfaat.
Menggunakan LCD 20×4 2004 I2C pada Arduino
Secara bawaan, Arduino Uno sebenarnya sudah memiliki pin analog. Tapi pada beberapa proyek, terutama saat jumlah sensor analog semakin banyak,... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
RFID merupakan suatu teknologi yang dapat mengidentifikasi sebuah objek menggunakan frekuensi radio. Untuk dapat menggunakanya kita membutuhkan sebuah ID... selengkapnya
Detektor arus AC adalah perangkat elektronika yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya arus listrik AC pada suatu rangkaian.... selengkapnya
Mengapa disebut buzzer passive? karena sensor ini tidak mempunyai suara sendiri, melainkan buzzer ini perlu dikontrol dengan kontroler seperti... selengkapnya
Pasti Anda semua sudah tahukan apa itu pas foto. Bagi Anda yang belum tahu apa itu pas foto, pas... selengkapnya
Jumpa lagi dengan tutorial mengenai thingspeak, kali ini akan dibahas cara menampilkan data suhu pada Thingspeak menggunakan ESP-01 dan... selengkapnya
Alarm sangat diperlukan untuk keamanan tertentu, misalnya pada rumah, toko, maupun yang berupa barang-barang berharga lainnya dari pencuri. Tentunya... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat katalog busana muslimah ataupun lainnya, lalu ada objek orang yang sama dengan mengunakan baju berwarna tetapi... selengkapnya
Push Button dan LED (Light Emitting Diode) menjadi sebuah komponen yang umum ditemukan pada piranti elektronik sehingga menjadikan... selengkapnya
This is a set of transmitter and receiver in one of the photoelectric sensor. Detection distance can be adjusted according… selengkapnya
Rp 37.500Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v – Sudah include module I2C Backpack dan tersolder… selengkapnya
Rp 30.000TECHNICAL SPECIFICATIONS: – Broadcom BCM2711, Quad core Cortex-A72 (ARM v8) 64-bit SoC @ 1.5GHz – 2GB LPDDR4-2400 SDRAM – 2.4… selengkapnya
Rp 940.000Ini yang Seri SN – DS3231 I2C RTC Module khusus DS3231SN – Include Baterai – Module jam digital – Keperluan… selengkapnya
Rp 34.900Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400Spesifikasi : – 16×2 – Warna Biru – Tegangan kerja : 5v Digunakan untuk keperluan display project seperti Arduino, Raspberry,… selengkapnya
Rp 17.00012A 300W DC Buck Step Down Converter CC CV Driver LED charge Battery Spesifikasi: Input Voltage: 5-40V Output Voltage: 1.2-35V… selengkapnya
Rp 39.400Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Bagaimana jika mikrokontroler yang anda gunakan tidak memiliki port ADC. atau anda masih kurang dengan spesifikasi resolusi ADC yang disediakan… selengkapnya
Rp 65.000Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900

Saat ini belum tersedia komentar.