● online
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- LM2596 Module Step Down DC-DC Ultra compact in 3-4....
- LDR Sensor 5mm Cahaya 5528 Light Dependent Resisto....
- E18-D80NK Infrared Obstacle Avoidance Sensor Proxi....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- ADS1115 16 Bit I2C Module ADC 4 channel with Pro G....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas papan. Pin GPIO merupakan antarmuka fisik antara Raspberry Pi dan dunia luar. Secara sederhana, pin ini bisa dianggap sebagai sakelar yang bisa kamu nyalakan atau matikan (input), atau yang bisa dinyalakan dan dimatikan oleh Raspberry Pi (output).
Dengan pin GPIO, Raspberry Pi bisa mengontrol dan memonitor berbagai perangkat elektronik. Misalnya, kamu bisa menyalakan atau mematikan LED, menggerakkan motor, dan masih banyak lagi. Raspberry Pi juga bisa mendeteksi input, seperti apakah sebuah tombol ditekan, mengukur suhu, cahaya, dan sensor lainnya. Aktivitas ini biasa disebut dengan istilah physical computing.
Raspberry Pi memiliki 40 pin GPIO (atau 26 pin pada model-model awal), dan setiap pin memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Jika kamu punya label pin seperti RasPiO pin label, alat ini sangat membantu untuk mengenali fungsi masing-masing pin. Pastikan label ditempatkan dengan lubang gantungan menghadap ke port USB, dan mengarah keluar.

Gambar 1. Raspberri GPiO pin label
Kalau kamu tidak punya label pin, jangan khawatir panduan ini bisa membantumu mengenali nomor dan fungsi dari setiap pin.

Gambar 2. Raspberry Pi GPIO Pinout
Kamu akan melihat beberapa pin diberi label seperti:
| 3V3 | 3.3 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| 5V | 5 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| GND | ground | Tegangan 0 volt. Digunakan untuk menutup atau melengkapi rangkaian listrik |
| GP2 | GPIO pin 2 | Ini adalah pin GPIO (General Purpose Input/Output) yang bisa dikonfigurasi sebagai input atau output. |
| ID_SC/ID_SD/DNC | Pin Khusus | Digunakan untuk keperluan tertentu (seperti deteksi HAT). Tidak digunakan untuk GPIO biasa. |
PERINGATAN : Mengutak-atik pin GPIO bisa jadi aktivitas yang aman dan menyenangkan, asalkan kamu mengikuti petunjuk dengan benar. Namun, jangan sembarangan mencolokkan kabel atau sumber daya ke Raspberry Pi, terutama pada pin 5V. Hal ini bisa merusak papan Raspberry Pi secara permanen.
Selain itu, hindari menghubungkan komponen yang membutuhkan daya besar secara langsung ke GPIO. Misalnya:
- LED masih aman
- Motor tidak aman, kecuali menggunakan rangkaian tambahan seperti driver motor
Kalau kamu merasa belum terlalu yakin, sebaiknya gunakan add-on board seperti Explorer HAT. Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kemudahan saat kamu belajar menggunakan GPIO, cocok untuk pemula sebelum langsung terjun ke pengkabelan manual.
Pin GPIO pada Raspberry Pi membuka banyak kemungkinan menarik dalam dunia elektronika dan pemrograman. Dengan GPIO, kamu bisa membangun sistem interaktif yang mampu membaca data dari lingkungan dan meresponsnya secara otomatis. Namun, penting untuk selalu memahami fungsi tiap pin dan cara penggunaannya agar tidak merusak perangkat. Mulailah dari proyek-proyek kecil, dan seiring waktu, kamu bisa mengeksplorasi lebih banyak ide kreatif yang menggabungkan hardware dan software secara menyenangkan. Selamat mencoba!
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
Pada penggunaan mesin CNC router salah satu kegunaanya adalah dapat membuat layout atau jalur PCB. Cara penggunaanya kita memerlukan... selengkapnya
Kali ini kita akan mencoba menggunakan sensor DHT11 pada ESP32. Seperti yang kita ketahui sensor DHT11 ini berfungsi untuk... selengkapnya
Setelah berhasil menyalakan LED secara manual melalui pin 3V3 dan GPIO, saatnya melangkah lebih jauh: mengontrol LED menggunakan kode Python.... selengkapnya
Bluetooth merupakan komunikasi wireles (nirkabel) menggunakan SPP (Serial Port Protocol) dengan frekusensi kerja 2.4 GHz. Dengan Bluetooth, kita dapat... selengkapnya
Hallo apa kabar pada artikel ini saya berbagi cara kontrol led menggunakan potensiometer pada NodeMCU. Jadi nanti akan mengatur... selengkapnya
Pada artikel kali ini saya akan membahas penggunaan sensor DHT11, dimana sensor ini fungsinya untuk mengukur suhu dan kelembaban... selengkapnya
Pada umumnya sebuah output data dapat kita tampilkan di berbagai platform software maupun hardware. Misalnya pada web, aplikasi android,... selengkapnya
Pada pembahasan sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang penggunaan relay silahkan yang belum bisa lihat di sini. Pada artikel... selengkapnya
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor cahaya yang berbasis nilai resistansi. Semakin banyak intensitas cahaya yang diterima maka semakin... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca tombol, tapi juga bisa menghasilkan suara menggunakan komponen bernama buzzer. Buzzer... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Features: It is of high power density, high efficiency, high-reliability, small size and lightweight. It can isolate unsteady single-way voltage… selengkapnya
Rp 18.500Harga untuk 10pcs Resistance: 220 Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film Lead Free ROHS compliant
Rp 1.500Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Dual Volt Amp Meter Digital Ampere Meter Voltmeter 10A 0-100V Ammeter Dilengkapi dengan pengukuran Voltmeter dan Amperemeter dalam 1 display… selengkapnya
Rp 26.500ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000Kabel jumper Dupont untuk jumper Arduino atau Raspberry Pi 20 cm Male to Male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Kabel Jumper Dupont Pelangi 30cm female to Female 1 lembar = 40 kabel
Rp 13.500

Saat ini belum tersedia komentar.