● online
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- Relay Module 1 Channel Modul Relay 5V 10A 1 Channe....
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35....
- Raspberry Pi Pico Microcontroller Board....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
Salah satu fitur paling menarik dari Raspberry Pi adalah deretan pin GPIO (General-Purpose Input/Output) yang terletak di sepanjang sisi atas papan. Pin GPIO merupakan antarmuka fisik antara Raspberry Pi dan dunia luar. Secara sederhana, pin ini bisa dianggap sebagai sakelar yang bisa kamu nyalakan atau matikan (input), atau yang bisa dinyalakan dan dimatikan oleh Raspberry Pi (output).
Dengan pin GPIO, Raspberry Pi bisa mengontrol dan memonitor berbagai perangkat elektronik. Misalnya, kamu bisa menyalakan atau mematikan LED, menggerakkan motor, dan masih banyak lagi. Raspberry Pi juga bisa mendeteksi input, seperti apakah sebuah tombol ditekan, mengukur suhu, cahaya, dan sensor lainnya. Aktivitas ini biasa disebut dengan istilah physical computing.
Raspberry Pi memiliki 40 pin GPIO (atau 26 pin pada model-model awal), dan setiap pin memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Jika kamu punya label pin seperti RasPiO pin label, alat ini sangat membantu untuk mengenali fungsi masing-masing pin. Pastikan label ditempatkan dengan lubang gantungan menghadap ke port USB, dan mengarah keluar.

Gambar 1. Raspberri GPiO pin label
Kalau kamu tidak punya label pin, jangan khawatir panduan ini bisa membantumu mengenali nomor dan fungsi dari setiap pin.

Gambar 2. Raspberry Pi GPIO Pinout
Kamu akan melihat beberapa pin diberi label seperti:
| 3V3 | 3.3 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| 5V | 5 volt | Apapun yang terhubung ke pin ini akan selalu mendapatkan tegangan sebesar 3.3V. |
| GND | ground | Tegangan 0 volt. Digunakan untuk menutup atau melengkapi rangkaian listrik |
| GP2 | GPIO pin 2 | Ini adalah pin GPIO (General Purpose Input/Output) yang bisa dikonfigurasi sebagai input atau output. |
| ID_SC/ID_SD/DNC | Pin Khusus | Digunakan untuk keperluan tertentu (seperti deteksi HAT). Tidak digunakan untuk GPIO biasa. |
PERINGATAN : Mengutak-atik pin GPIO bisa jadi aktivitas yang aman dan menyenangkan, asalkan kamu mengikuti petunjuk dengan benar. Namun, jangan sembarangan mencolokkan kabel atau sumber daya ke Raspberry Pi, terutama pada pin 5V. Hal ini bisa merusak papan Raspberry Pi secara permanen.
Selain itu, hindari menghubungkan komponen yang membutuhkan daya besar secara langsung ke GPIO. Misalnya:
- LED masih aman
- Motor tidak aman, kecuali menggunakan rangkaian tambahan seperti driver motor
Kalau kamu merasa belum terlalu yakin, sebaiknya gunakan add-on board seperti Explorer HAT. Perangkat ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kemudahan saat kamu belajar menggunakan GPIO, cocok untuk pemula sebelum langsung terjun ke pengkabelan manual.
Pin GPIO pada Raspberry Pi membuka banyak kemungkinan menarik dalam dunia elektronika dan pemrograman. Dengan GPIO, kamu bisa membangun sistem interaktif yang mampu membaca data dari lingkungan dan meresponsnya secara otomatis. Namun, penting untuk selalu memahami fungsi tiap pin dan cara penggunaannya agar tidak merusak perangkat. Mulailah dari proyek-proyek kecil, dan seiring waktu, kamu bisa mengeksplorasi lebih banyak ide kreatif yang menggabungkan hardware dan software secara menyenangkan. Selamat mencoba!
Memahami Fungsi dan Cara Aman Menggunakan Pin GPIO pada Raspberry Pi untuk Proyek Elektronik Pemula
Hallo semua, pada artikel kali saya ini akan membahas kembali seputar push button switch dimana pada artikel yang sebelumnya... selengkapnya
Arduino tidak hanya bisa digunakan untuk menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat simulasi... selengkapnya
Melihat potensi dari android itu sendiri, akhirnya banyak orang yang berlomba lomba belajar memperdalam sistem operasi ini. Tentunya akan... selengkapnya
RTC DS3231 merupakan sebuah jenis modul yang dapat menghasilkan waktu digital secara realtime dengan tambahan sebuah baterai tipe kancing... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
I2C merupakan sebuah modul komunikasi serial dua arah yang berfungsi untuk mengirim dan menerima data. Keduanya adalah SCL (Serial... selengkapnya
Pernahkah Anda melihat suatu objek foto diatas air, lalu di atas air ada pantulan dari objek foto tersebut, nah... selengkapnya
Thingspeak merupakan sebuah platform Internet of things yang memungkinkan anda untuk memonitoring/kontrol device menggunakan internet. Platform Iot ini gratis... selengkapnya
Flow meter yaitu sebuah sensor yang berfungsi untuk menghitung aliran air (debit) dan volume air dalam suatu alur dan... selengkapnya
Sensor level A01 Series adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur ketinggian permukaan benda padat atau cairan menggunakan gelombang ultrasonik. Sensor ini... selengkapnya
Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Warna : biru dan merah Bahan Alumunium 25T include baut 2 pcs
Rp 8.750Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm female to female 1 lembar = 40 kabel
Rp 9.000Compatibility: USB v2.0 standard Interface: Network: USB Series: RS-485 Port: an independent RS-485 Connector: Network: USB type A connector Series:… selengkapnya
Rp 38.800Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000

Saat ini belum tersedia komentar.