● online
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- Kapton Tape Polymide Film 50mm Polimida 50 mm Isol....
- Tilt Sensor SW-520D Module Modul Sensor Kemiringan....
- DS3231SN DS3231 SN I2C RTC Module & Baterai Mo....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Jasa Cetak PCB....
- Modul Sensor Tegangan AC Bolak balik 220V Listrik ....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi justru penting banget karena dari sinilah kamu mulai paham bagaimana Arduino bekerja dan berinteraksi dengan komponen elektronik. Lewat percobaan LED, kamu akan belajar bagaimana aliran listrik bekerja, bagaimana pin Arduino digunakan, dan bagaimana sebuah baris kode bisa mengubah kondisi perangkat keras di dunia nyata.
LED atau Light Emitting Diode adalah komponen elektronik yang akan menyala saat dialiri arus listrik. Tapi LED tidak bisa asal dihubungkan langsung ke sumber tegangan, karena arus berlebih bisa bikin LED rusak. Makanya, LED harus selalu dipasangkan dengan resistor pembatas arus. Tenang saja, di Arduino Uno Trainer Kit resistor sudah disediakan, jadi kamu bisa langsung fokus ke percobaannya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Tahap 1: Menyalakan LED Langsung dari Pin 5V
Di tahap pertama ini, kita belum pakai program sama sekali. Tujuannya cuma buat memahami aliran listrik dasar. Pin 5V di Arduino akan selalu mengeluarkan tegangan selama Arduino mendapat daya. Jadi kalau LED dihubungkan dengan benar, LED akan langsung menyala.
Cara menyusun rangkaian:
- Hubungkan kaki panjang LED ke pin 5V
- Hubungkan kaki pendek LED ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian LED dengan Pin 5v
Hasil Percobaan

Gambar 2. Hasil Percobaan LED dengan pin 5v
Apabila rangkaian terpasang dengan benar, LED akan langsung menyala saat Arduino diberi daya. Hal ini terjadi karena pin lima volt selalu menyediakan tegangan tetap yang mengalir melalui resistor pembatas arus sebelum masuk ke LED dan kembali ke ground. Pada tahap ini, Arduino belum menjalankan perintah apa pun, sehingga seluruh proses terjadi secara langsung melalui sumber tegangan.
Tahap 2: Menyalakan LED Menggunakan Pin Digital Arduino
Sekarang kita masuk ke bagian yang lebih menarik. LED tidak lagi dihubungkan ke pin 5V, tapi ke pin digital Arduino. Bedanya, pin digital tidak akan mengeluarkan tegangan kalau tidak diperintah lewat program.
Cara menyusun rangkaian:
- Kaki panjang LED ke pin D13
- Kaki pendek LED ke GND

Gambar 3. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah rangkaian siap, buka Arduino IDE dan tulis program berikut:
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
digitalWrite(13, HIGH);
}
void loop() {
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 4. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah program berhasil diunggah ke papan Arduino, LED akan menyala dan tetap berada dalam kondisi menyala selama Arduino mendapatkan catu daya. Hal ini terjadi karena pin digital telah diatur sebagai keluaran dan diberi logika tinggi melalui program yang dijalankan. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan instruksi program dengan benar serta mengendalikan perangkat elektronik melalui pin digital sesuai dengan perintah yang telah ditentukan.
Tahap 3: Percobaan LED Berkedip dengan Pin Digital
Pada percobaan ini, pembahasan dilanjutkan dengan membuat LED menyala dan mati secara berulang atau berkedip. Percobaan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep perulangan program serta pengaturan waktu pada sistem kendali menggunakan Arduino.
Menulis Program LED Berkedip
Buka aplikasi Arduino IDE dan tuliskan program LED berkedip, kemudian unggah program tersebut ke papan Arduino. Program ini akan mengatur LED agar menyala dan mati secara terus menerus dengan jeda waktu tertentu.
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(13, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(13, LOW);
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
- delay(1000); digunakan untuk memberikan jeda waktu selama satu detik
- digitalWrite(13, LOW); digunakan untuk mematikan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 5. Hasil Percobaan LED Berkedip dengan Arduino Pin D13
Setelah program dijalankan, LED akan menyala selama selang waktu tertentu kemudian mati selama selang waktu yang sama. Pola ini akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan perintah secara berulang dan mengendalikan keluaran berdasarkan logika program yang tersimpan di dalam papan.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Hari ini kita akan belajar untuk membaca data analog dari sensor LDR menggunakan Blynk dan NodeMCU. Tidak hanya membaca... selengkapnya
Pemanfaatan sebuah sensor bisa dijadikan berbagai fungsi, nah kali ini kita akan belajar untuk memonitoring sensor menggunakan WIFI yang... selengkapnya
LCD atau Liquid Crystal Display adalah Perangkat yang berfungsi sebagai media penampil dengan memanfaatkan kristal cair sebagai objek penampil utama.... selengkapnya
Sensor INA219 merupakan sensor yang berfungsi untuk mengukur 2 parameter sekaligus yaitu tegangan (volt) dan arus (ampere). Tegangan yang... selengkapnya
USB Host Shield merupakan sebuah board tambahan yang berfungsi untuk komunikasi perangkat antarmuka USB sperti mouse, keyboard, joystick, MIDI,... selengkapnya
Setelah mengetahui spesifikasi dan fungsi BFD-1000 pada artikel sebelumnya, maka kini mari kita belajar lebih dalam lagi mengenai pin pada... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin membahas tentang simulasi penggunaan sensor LDR (sensor cahaya) menggunakan Arduino untuk... selengkapnya
Motor servo adalah salah satu jenis motor listrik yang memiliki feedback berupa sensor posisi. Dengan adanya feedback tersebut, motor... selengkapnya
Dalam dunia fotografi, mengambil foto yang bagus merupakan suatu keahlian yang harus di kuasai oleh seorang fotografer. Karena dengan... selengkapnya
Aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-harinya tentu tidak jauh dari mendengarkan musik, menonton film atau streaming youtube baik untuk... selengkapnya
Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000Penurun tegangan DC-DC ekonomis yang bisa distel tegangan output nya. Cocok untuk pemasangan variasi mobil dan sepeda motor, dijadikan charger… selengkapnya
Rp 9.000Modul sensor tegangan AC bolak balik 3 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 57.000Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Kabel jumper 20 cm merk Dupont untuk Arduino Female to male 1 lembar = 40 kabel
Rp 11.300

Saat ini belum tersedia komentar.