● online
- Kabel Jumper Dupont Pelangi 30 cm female to Female....
- 10mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isol....
- USB To RS485 High Speed Converter RS-485 RS 485 Ad....
- LCD CHARACTER 16X2 1602 5V GREEN HIJAU BACKLIGHT M....
- LED 3mm Lampu LED 3 mm....
- Motor servo MG996R TowerPro Metal Gear....
- B0505S-1W 5V to 5V converter DC DC power module co....
- PWM DC 10A Motor 12V-40V Pulse Width Modulation Sp....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi justru penting banget karena dari sinilah kamu mulai paham bagaimana Arduino bekerja dan berinteraksi dengan komponen elektronik. Lewat percobaan LED, kamu akan belajar bagaimana aliran listrik bekerja, bagaimana pin Arduino digunakan, dan bagaimana sebuah baris kode bisa mengubah kondisi perangkat keras di dunia nyata.
LED atau Light Emitting Diode adalah komponen elektronik yang akan menyala saat dialiri arus listrik. Tapi LED tidak bisa asal dihubungkan langsung ke sumber tegangan, karena arus berlebih bisa bikin LED rusak. Makanya, LED harus selalu dipasangkan dengan resistor pembatas arus. Tenang saja, di Arduino Uno Trainer Kit resistor sudah disediakan, jadi kamu bisa langsung fokus ke percobaannya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk menjalankan proyek ini, berikut yang kamu butuhkan:
- Arduino Uno Trainer Kit
- LED
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Tahap 1: Menyalakan LED Langsung dari Pin 5V
Di tahap pertama ini, kita belum pakai program sama sekali. Tujuannya cuma buat memahami aliran listrik dasar. Pin 5V di Arduino akan selalu mengeluarkan tegangan selama Arduino mendapat daya. Jadi kalau LED dihubungkan dengan benar, LED akan langsung menyala.
Cara menyusun rangkaian:
- Hubungkan kaki panjang LED ke pin 5V
- Hubungkan kaki pendek LED ke pin GND

Gambar 1. Wiring Rangkaian LED dengan Pin 5v
Hasil Percobaan

Gambar 2. Hasil Percobaan LED dengan pin 5v
Apabila rangkaian terpasang dengan benar, LED akan langsung menyala saat Arduino diberi daya. Hal ini terjadi karena pin lima volt selalu menyediakan tegangan tetap yang mengalir melalui resistor pembatas arus sebelum masuk ke LED dan kembali ke ground. Pada tahap ini, Arduino belum menjalankan perintah apa pun, sehingga seluruh proses terjadi secara langsung melalui sumber tegangan.
Tahap 2: Menyalakan LED Menggunakan Pin Digital Arduino
Sekarang kita masuk ke bagian yang lebih menarik. LED tidak lagi dihubungkan ke pin 5V, tapi ke pin digital Arduino. Bedanya, pin digital tidak akan mengeluarkan tegangan kalau tidak diperintah lewat program.
Cara menyusun rangkaian:
- Kaki panjang LED ke pin D13
- Kaki pendek LED ke GND

Gambar 3. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah rangkaian siap, buka Arduino IDE dan tulis program berikut:
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
digitalWrite(13, HIGH);
}
void loop() {
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 4. Hasil Percobaan LED dengan pin D13
Setelah program berhasil diunggah ke papan Arduino, LED akan menyala dan tetap berada dalam kondisi menyala selama Arduino mendapatkan catu daya. Hal ini terjadi karena pin digital telah diatur sebagai keluaran dan diberi logika tinggi melalui program yang dijalankan. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan instruksi program dengan benar serta mengendalikan perangkat elektronik melalui pin digital sesuai dengan perintah yang telah ditentukan.
Tahap 3: Percobaan LED Berkedip dengan Pin Digital
Pada percobaan ini, pembahasan dilanjutkan dengan membuat LED menyala dan mati secara berulang atau berkedip. Percobaan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep perulangan program serta pengaturan waktu pada sistem kendali menggunakan Arduino.
Menulis Program LED Berkedip
Buka aplikasi Arduino IDE dan tuliskan program LED berkedip, kemudian unggah program tersebut ke papan Arduino. Program ini akan mengatur LED agar menyala dan mati secara terus menerus dengan jeda waktu tertentu.
void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
}
void loop() {
digitalWrite(13, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(13, LOW);
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- pinMode(13, OUTPUT); digunakan untuk mengatur pin 13 sebagai keluaran
- digitalWrite(13, HIGH); digunakan untuk menyalakan LED pada pin 13
- delay(1000); digunakan untuk memberikan jeda waktu selama satu detik
- digitalWrite(13, LOW); digunakan untuk mematikan LED pada pin 13
Hasil Percobaan

Gambar 5. Hasil Percobaan LED Berkedip dengan Arduino Pin D13
Setelah program dijalankan, LED akan menyala selama selang waktu tertentu kemudian mati selama selang waktu yang sama. Pola ini akan terus berulang selama Arduino mendapatkan catu daya. Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu menjalankan perintah secara berulang dan mengendalikan keluaran berdasarkan logika program yang tersimpan di dalam papan.
Tutorial Menyalakan LED sebagai Output Digital Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Kalau kamu baru mulai belajar Arduino, percobaan pertama yang paling wajib dicoba adalah menyalakan LED. Percobaan ini kelihatannya simpel, tapi... selengkapnya
Motor servo merupakan salah satu aktuator yang paling sering digunakan dalam dunia robotika, terutama untuk gerakan yang membutuhkan ketelitian posisi.... selengkapnya
BFD-1000 atau modul Sensor Pelacak Garis 5 Channel adalah sensor yang dirancang untuk digunakan pada robot line follower. Modul ini... selengkapnya
Alarm sangat diperlukan untuk keamanan tertentu, misalnya pada rumah, toko, maupun yang berupa barang-barang berharga lainnya dari pencuri. Tentunya... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Tutorial kali ini akan membahas mengenai penggunaan sensor IR (infrared) untuk mengontrol AC / pendingin udara menggunakan jaringan... selengkapnya
Sensor suara merupakan sensor yang dapat mengubah besaran suara menjadi besaran listrik dimana nilai diperoleh dari besarnya gelombang suara... selengkapnya
Pada artikel ini akan membahas bagaimana cara menangani motor stepper dan uln2003 tentunya masih menggunakan Arduino sebagai kontrolernya. Stepper... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Menerima jasa cetak PCB FR2 (pertinax) / FR4 (double) single / double layer. Silahkan ke web kalkulator biaya cetak pcb… selengkapnya
Rp 1.000this is another great IIC/I2C/TWI/SPI Serial Interface. As the pin resources of for Arduino controller is limited, your project may… selengkapnya
Rp 12.400Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Product Name: Tactile Switch; Material: Metal, Plastic Package Content: 30 Pcs x Tactile Switch; Main Color: Black, Silver Tone Total… selengkapnya
Rp 400Features: Brand new and high quality. Control the speed of a DC motor with this controller. High efficiency, high torque,… selengkapnya
Rp 25.400ESP-WROOM-32 is Powered by Espressif’s most advanced SoC, the ESP-WROOM-32 features high performance, a wide range of peripherals, Wi-Fi and… selengkapnya
Rp 38.400Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Mini Solderless Breadboard 400 Tie Points adalah breadboard 400 titik lubang, dengan ukuran yang compact sangat cocok untuk anda yang… selengkapnya
Rp 7.800Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500Specifications: Operating voltage: DC3-5V Operating current: less than 20mA Sensor Type: Analog Detection Area: 40mmx16mm Production process: FR4 double-sided HASL… selengkapnya
Rp 3.000

Saat ini belum tersedia komentar.