● online
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Male to Male Pelang....
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- Jasa Cetak PCB....
- Motor Servo MG995 TowerPro Metal Gear....
- 5V 700mA (3.5W) Isolated switch Power Supply Modul....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Female to F....
- Sensor Ultrasonik HC-SR04 HC SR04 Sensor Jarak Ult....
- LM35DZ Sensor Suhu - LM35....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan
Mendeteksi keberadaan seseorang tidak selalu membutuhkan sensor yang rumit. Salah satu komponen yang paling sering digunakan untuk kebutuhan ini adalah sensor PIR, yaitu sensor yang dapat mendeteksi perubahan radiasi inframerah dari objek di sekitarnya. Dengan menghubungkan sensor PIR ke Raspberry Pi, kita bisa membuat berbagai proyek seperti lampu otomatis, sistem alarm, monitoring ruangan, hingga perangkat IoT sederhana.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara menghubungkan sensor PIR ke Raspberry Pi mulai dari koneksi pin hingga program Python untuk membaca status sensor. Rangkaiannya cukup sederhana sehingga cocok untuk pemula yang baru belajar menggunakan GPIO Raspberry Pi. Setelah memahami dasarnya, sensor ini juga bisa dikembangkan menjadi bagian dari sistem otomatisasi yang lebih kompleks.
Alat dan Bahan Sensor PIR dengan Raspberry Pi
Untuk membuat rangkaian sensor PIR dengan Raspberry Pi, komponen yang dibutuhkan cukup sederhana. Kita hanya membutuhkan Raspberry Pi sebagai pengendali, modul PIR sebagai sensor gerakan, serta beberapa kabel untuk menghubungkan keduanya. Pada tutorial ini, kita bisa menggunakan GPIO Raspberry Pi secara langsung tanpa tambahan mikrokontroler atau modul perantara.
| No. | Alat/Bahan | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Raspberry Pi | 1 buah | Pengendali utama |
| 2 | Sensor PIR HC-SR501 | 1 buah | Mendeteksi gerakan |
| 3 | Kabel jumper | Secukupnya | Menghubungkan sensor ke GPIO |
| 4 | Kabel USB/Power Supply | 1 buah | Sumber daya Raspberry Pi |
| 5 | Komputer/Laptop | 1 buah | Untuk konfigurasi dan pemrograman |
Dengan komponen tersebut, kita sudah bisa membuat sistem sederhana untuk mendeteksi gerakan menggunakan sensor PIR dan Raspberry Pi. Selanjutnya, kita tinggal menghubungkan pin VCC, GND, dan OUT dari sensor PIR ke GPIO Raspberry Pi sebelum masuk ke program Python.
Wiring Sensor PIR ke Raspberry Pi 5
Sensor PIR HC-SR501 memiliki tiga pin utama, yaitu VCC, GND, dan OUT. Pada Raspberry Pi 5, pin VCC sensor dapat dihubungkan ke sumber 5V, GND ke pin ground, sedangkan pin OUT digunakan sebagai jalur sinyal untuk memberi tahu Raspberry Pi ketika gerakan terdeteksi. Untuk rangkaian ini, kita menggunakan GPIO 17 sebagai input untuk membaca sinyal dari sensor PIR.
| Pin PIR HC-SR501 | Raspberry Pi 5 | Fungsi |
|---|---|---|
| VCC | 5V | Catu daya sensor |
| GND | GND | Ground |
| OUT | GPIO 17 | Sinyal deteksi gerakan |
Berikut gambaran wiring sederhananya:
Pastikan kabel OUT sensor PIR tidak terhubung ke pin 5V, karena pin GPIO Raspberry Pi bekerja pada level logika 3,3V. Setelah wiring selesai, kita bisa lanjut membuat program Python untuk membaca perubahan status GPIO ketika sensor mendeteksi gerakan.
Program Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Setelah wiring selesai, kita bisa membuat program sederhana menggunakan Python untuk membaca sinyal dari sensor PIR. Prinsipnya cukup sederhana: ketika tidak ada gerakan, GPIO akan membaca kondisi LOW, sedangkan saat sensor mendeteksi gerakan, GPIO akan berubah menjadi HIGH. Program kemudian menampilkan status tersebut melalui Terminal sehingga kita bisa mengetahui kapan gerakan terdeteksi.
Pada program ini kita menggunakan library GPIO Zero untuk membaca sinyal dari sensor PIR melalui GPIO Raspberry Pi. GPIO Zero menyediakan class MotionSensor yang memang dirancang untuk menangani sensor gerakan, sehingga program bisa dibuat lebih sederhana. Jika ingin mempelajari fungsi MotionSensor dan fitur GPIO Zero lainnya, kamu bisa melihat dokumentasi resmi GPIO Zero.
from gpiozero import MotionSensor
from time import sleep
pir = MotionSensor(17)
print("Menunggu sensor PIR...")
while True:
pir.wait_for_motion()
print("Gerakan terdeteksi!")
pir.wait_for_no_motion()
print("Tidak ada gerakan.")
sleep(0.5)
Cara Kerja Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Sensor PIR bekerja dengan mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang berasal dari objek, terutama manusia, yang bergerak di area jangkauannya. Ketika tidak ada perubahan yang terdeteksi, pin OUT berada pada kondisi LOW. Saat sensor mendeteksi gerakan, pin OUT berubah menjadi HIGH dan sinyal tersebut dibaca oleh GPIO 17 pada Raspberry Pi 5. Program Python kemudian menerjemahkan perubahan sinyal tersebut menjadi status “Gerakan terdeteksi!” atau “Tidak ada gerakan.”
Secara sederhana, alur kerjanya adalah objek bergerak → sensor PIR mendeteksi perubahan inframerah → pin OUT menghasilkan sinyal → GPIO Raspberry Pi membaca sinyal → program menentukan status gerakan. Konsep sederhana ini bisa dikembangkan menjadi berbagai aplikasi, seperti lampu otomatis, sistem alarm, penghitung aktivitas, maupun sistem monitoring ruangan berbasis Raspberry Pi.
Selain sensor PIR, Raspberry Pi dan ESP32-C3 Mini juga bisa digunakan untuk berbagai proyek sensor dan IoT. Kalau kamu ingin mempelajari komunikasi sensor menggunakan I2C pada ESP32-C3 Mini, kamu bisa membaca artikel Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini sebagai referensi tambahan.
Kesimpulan Sensor PIR dengan Raspberry Pi 5
Menghubungkan sensor PIR ke Raspberry Pi 5 cukup sederhana karena modul PIR hanya membutuhkan koneksi VCC, GND, dan OUT untuk mengirimkan informasi deteksi gerakan. Dengan memanfaatkan GPIO 17 sebagai input dan program Python, Raspberry Pi dapat membaca perubahan sinyal dari sensor dan mengetahui kapan terdapat gerakan di area yang dipantau.
Rangkaian sederhana ini bisa menjadi dasar untuk berbagai proyek IoT dan otomatisasi, seperti alarm, lampu otomatis, monitoring ruangan, maupun sistem keamanan sederhana. Setelah memahami cara kerja sensor PIR, kamu juga bisa mengembangkannya dengan menambahkan sensor atau perangkat lain sesuai kebutuhan proyek.
Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan
Telegram adalah sebuah aplikasi chating yang cukup banyak penggunanya dan telegram ini dapat menjawab sendiri sesuai dengan perintah yang... selengkapnya
Sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) adalah salah satu sensor analog yang paling sering digunakan saat belajar Arduino. Sensor... selengkapnya
MPU6050 merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mengukur percepatan suatu benda yang bergerak. Nah kali ini kita akan belajar... selengkapnya
Hallo kali ini saya akan membahas mengenai relay lagi yaitu relay 2 channel. Di pasaran, relay ini sudah menggunakan... selengkapnya
Halo semuanya, pada kesempatan kali ini Saya ingin berbagi tutorial tentang simulasi penggunaan sensor suhu TMP36 untuk mengukur suhu... selengkapnya
Mengukur konsumsi listrik secara real-time bisa menjadi salah satu proyek menarik menggunakan ESP32. Dengan bantuan IC HLW8032, ESP32 dapat membaca... selengkapnya
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik yaitu gelombang yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu benda... selengkapnya
MP3 DFPlayer merupakan sebuah modul elektronik yang berfungsi untuk memainkan sebuah suara yang filenya berketensi MP3. Seperti memutar sebuah... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
Bagi orang-orang yang sering melihat konten-konten di aplikasi Instagram mungkin sudah tidak asing lagi, melihat gambar atau foto yang... selengkapnya
Specifications: 1. supports sampling costs (KHz): 8/11.025/12/16/22.05/24/32/44.1/48 2. 24-bit DAC output, dynamic range aid: 90dB, SNR aid: 85dB 3. fully… selengkapnya
Rp 17.800Buruan dibeli gan….barang murah-berkualitas SIAPA CEPAT DIA DAPAT Spesifikasi: LCD 1602 / 16×2 (16 karakter, 2 baris) merek QAPASS (cek… selengkapnya
Rp 24.500Kabel Jumper Dupont Pelangi 10 cm.. male to female 1 lembar isi 40 kabel
Rp 9.000Item Deskripsi : This module performance is stable, measure the distance accurately. performance nearly the same as SRF05, SRF02 SRF05,… selengkapnya
Rp 13.900Spesifikasi: 50mm Kapton Tape Polymide Film Gold High Temp isolasi Tahan Panas Harga Tertera: 1 Roll Kapton Tape Polymide Film… selengkapnya
Rp 75.000Support terus UKM indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Untuk kualitas tidak usah diragukan, udah kita tes QC dengan sangat… selengkapnya
Rp 8.500Harga untuk 10pcs Resistance: 1K Ohm Wattage Rating: 0.25 Watt Tolerance: 1% Metal Film
Rp 1.500sg90 towerpro penggerak pada robot-robot kecil, dan bisa digunakan sebagai alat untuk hobi membuat robot dsb, dengan berat sekitar 9g… selengkapnya
Rp 15.500Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.500Cara Menghubungkan Sensor PIR ke Raspberry Pi untuk Mendeteksi Gerakan
Kategori
Artikel Terkait
- Cara Mengatur Kecepatan Motor DC dengan PWM Raspberry Pi dan TB6612FNG
-
Cara Menghubungkan TB6612FNG dengan Raspberry Pi untuk Mengontrol Arah Motor DC
-
Cara Membuat Alarm Keamanan Sederhana dengan Sensor PIR dan Raspberry Pi 5
- Cara Mengetahui Alamat I2C SHT40 dengan ESP32-C3 Mini
-
Cara Menghubungkan SHT40 ke ESP32-C3 Mini untuk Membaca Suhu dan Kelembapan

Saat ini belum tersedia komentar.