Buka Senin - Jumat jam 08.30 s/d jam 16.30 , Sabtu Jam 8.30 s/d jam 13.00 , Minggu tutup
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
  • Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Beranda » Blog » Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit

Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit

Diposting pada 18 December 2025 oleh indo maker / Dilihat: 101 kali

Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh benda di sekitarnya. Karena tubuh manusia dan hewan berdarah panas selalu memancarkan radiasi inframerah, sensor PIR sangat efektif digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau pergerakan.

Dalam kondisi normal, ketika tidak ada perubahan suhu atau gerakan di area yang dipantau, sensor PIR akan berada dalam keadaan siaga dan tidak menghasilkan sinyal aktif. Namun, saat ada objek bergerak melintasi area deteksi, sensor akan menangkap perubahan radiasi tersebut dan mengirimkan sinyal keluaran yang bisa dibaca oleh Arduino.

Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca sinyal dari sensor PIR menggunakan Arduino Uno Trainer Kit dan menampilkan hasil deteksinya melalui Serial Monitor.

Penyesuaian Sensor PIR

Sebagian besar modul sensor PIR dilengkapi dengan dua buah potensiometer kecil. Kedua potensiometer ini berfungsi untuk menyesuaikan karakteristik kerja sensor.

Gambar 1. Pinout Sensor PIR

Potensiometer pertama digunakan untuk mengatur sensitivitas sensor. Jika sensitivitas dinaikkan, sensor akan lebih mudah mendeteksi gerakan kecil. Potensiometer kedua digunakan untuk mengatur durasi sinyal aktif setelah gerakan terdeteksi. Semakin besar durasinya, semakin lama sensor akan berada dalam kondisi aktif meskipun gerakan sudah berhenti.

Pengaturan ini bisa disesuaikan agar sensor bekerja lebih stabil sesuai dengan kondisi ruangan dan kebutuhan percobaan.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:

  • Arduino Uno Trainer Kit
  • Sensor PIR
  • Kabel jumper
  • Software Arduino IDE

Wiring Rangkaian Sensor PIR

Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor PIR.

  • Hubungkan kaki VCC sensor PIR ke pin 5V Arduino.
  • Hubungkan kaki Output sensor PIR ke pin D6 Arduino.
  • Hubungkan kaki GND sensor PIR ke pin GND Arduino.

Gambar 2. Wiring Rangkaian Sensor PIR dengan Pin D6 Arduino

Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar dan kuat agar sensor dapat bekerja secara stabil.

Menulis Program Membaca Sensor PIR

Setelah rangkaian selesai dipasang, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.

int pirPin = 6;
int pirState = 0;

void setup() {
  pinMode(pirPin, INPUT);
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  pirState = digitalRead(pirPin);

  if (pirState == HIGH) {
    Serial.println("Gerakan terdeteksi");
  } else {
    Serial.println("Tidak ada gerakan");
  }

  delay(1000);
}

Penjelasan Kode

  • int pirPin = 4; digunakan untuk menentukan pin digital yang terhubung ke keluaran sensor PIR
  • int pirState = 0; digunakan untuk menyimpan kondisi hasil pembacaan sensor PIR
  • pinMode(pirPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin sensor PIR sebagai masukan
  • digitalRead(pirPin); digunakan untuk membaca kondisi keluaran sensor PIR
  • if (pirState == HIGH) digunakan untuk mengecek apakah sensor mendeteksi adanya gerakan
  • println(“Gerakan terdeteksi”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor PIR mendeteksi gerakan
  • println(“Tidak ada gerakan”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor tidak mendeteksi gerakan

Hasil Percobaan

Setelah program berhasil diunggah dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai memantau kondisi sensor PIR secara terus-menerus. Saat tidak ada gerakan di sekitar sensor, Serial Monitor akan menampilkan pesan bahwa tidak ada gerakan yang terdeteksi. Pada kondisi ini, sistem berada dalam keadaan siaga.

Ketika seseorang atau objek bergerak melewati area deteksi sensor, sensor PIR akan mengubah kondisi keluarannya menjadi aktif. Arduino membaca perubahan ini dan langsung menampilkan pesan bahwa gerakan terdeteksi. Pesan tersebut akan tetap muncul selama sensor masih berada dalam kondisi aktif, sesuai dengan pengaturan durasi pada modul PIR.

Gambar 3. Hasil Percobaan Sensor PIR pada Serial Monitor

Setelah gerakan berhenti dan durasi sensor berakhir, keluaran sensor kembali tidak aktif dan Arduino kembali menampilkan status tidak ada gerakan. Proses ini akan terus berulang tanpa perlu menjalankan ulang program.

Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca sinyal digital dari sensor PIR dengan baik dan merespons perubahan kondisi lingkungan secara langsung. Dengan pemahaman ini, kamu bisa mengembangkan proyek yang lebih lanjut seperti alarm keamanan, lampu otomatis berbasis gerakan, atau sistem pemantauan ruangan.

Bagikan ke

Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: