● online
- Breadboard 400 titik lubang Bread board Projectboa....
- LCD 16x2 / 1602 Display Biru + I2C Backpack Sudah ....
- Kabel Jumper 20cm Dupont 20 cm Female to Female Pe....
- Dimmer AC 4000W 220 Volt 4000 Watt 220V + Casing A....
- SG90 Motor Servo For Arduino Uno Mega SG 90 Biru S....
- Kabel Jumper 10cm Dupont Pelangi 10 cm Male to Mal....
- Raspberry Pi 4 Model B 4GB Original UK E14 Raspi 4....
- IIC I2C LCD 1602 16x2 2004 20x4 Backpack for LCD A....
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
- Selamat Datang di Indomaker ❯ Silahkan pesan produk sesuai kebutuhan anda, kami siap melayani.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sensor PIR (Passive Infrared) adalah salah satu sensor yang paling sering digunakan untuk mendeteksi gerakan, terutama gerakan manusia. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh benda di sekitarnya. Karena tubuh manusia dan hewan berdarah panas selalu memancarkan radiasi inframerah, sensor PIR sangat efektif digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau pergerakan.
Dalam kondisi normal, ketika tidak ada perubahan suhu atau gerakan di area yang dipantau, sensor PIR akan berada dalam keadaan siaga dan tidak menghasilkan sinyal aktif. Namun, saat ada objek bergerak melintasi area deteksi, sensor akan menangkap perubahan radiasi tersebut dan mengirimkan sinyal keluaran yang bisa dibaca oleh Arduino.
Pada percobaan ini, kamu akan belajar cara membaca sinyal dari sensor PIR menggunakan Arduino Uno Trainer Kit dan menampilkan hasil deteksinya melalui Serial Monitor.
Penyesuaian Sensor PIR
Sebagian besar modul sensor PIR dilengkapi dengan dua buah potensiometer kecil. Kedua potensiometer ini berfungsi untuk menyesuaikan karakteristik kerja sensor.

Gambar 1. Pinout Sensor PIR
Potensiometer pertama digunakan untuk mengatur sensitivitas sensor. Jika sensitivitas dinaikkan, sensor akan lebih mudah mendeteksi gerakan kecil. Potensiometer kedua digunakan untuk mengatur durasi sinyal aktif setelah gerakan terdeteksi. Semakin besar durasinya, semakin lama sensor akan berada dalam kondisi aktif meskipun gerakan sudah berhenti.
Pengaturan ini bisa disesuaikan agar sensor bekerja lebih stabil sesuai dengan kondisi ruangan dan kebutuhan percobaan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Untuk menjalankan percobaan ini, siapkan komponen berikut:
- Arduino Uno Trainer Kit
- Sensor PIR
- Kabel jumper
- Software Arduino IDE
Wiring Rangkaian Sensor PIR
Sebelum menulis program, susun terlebih dahulu rangkaian sensor PIR.
- Hubungkan kaki VCC sensor PIR ke pin 5V Arduino.
- Hubungkan kaki Output sensor PIR ke pin D6 Arduino.
- Hubungkan kaki GND sensor PIR ke pin GND Arduino.

Gambar 2. Wiring Rangkaian Sensor PIR dengan Pin D6 Arduino
Pastikan semua sambungan terpasang dengan benar dan kuat agar sensor dapat bekerja secara stabil.
Menulis Program Membaca Sensor PIR
Setelah rangkaian selesai dipasang, buka aplikasi Arduino IDE, lalu tuliskan program berikut dan unggah ke papan Arduino Uno.
int pirPin = 6;
int pirState = 0;
void setup() {
pinMode(pirPin, INPUT);
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
pirState = digitalRead(pirPin);
if (pirState == HIGH) {
Serial.println("Gerakan terdeteksi");
} else {
Serial.println("Tidak ada gerakan");
}
delay(1000);
}
Penjelasan Kode
- int pirPin = 4; digunakan untuk menentukan pin digital yang terhubung ke keluaran sensor PIR
- int pirState = 0; digunakan untuk menyimpan kondisi hasil pembacaan sensor PIR
- pinMode(pirPin, INPUT); digunakan untuk mengatur pin sensor PIR sebagai masukan
- digitalRead(pirPin); digunakan untuk membaca kondisi keluaran sensor PIR
- if (pirState == HIGH) digunakan untuk mengecek apakah sensor mendeteksi adanya gerakan
- println(“Gerakan terdeteksi”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor PIR mendeteksi gerakan
- println(“Tidak ada gerakan”); digunakan untuk menampilkan pesan ketika sensor tidak mendeteksi gerakan
Hasil Percobaan
Setelah program berhasil diunggah dan Serial Monitor dibuka, Arduino akan mulai memantau kondisi sensor PIR secara terus-menerus. Saat tidak ada gerakan di sekitar sensor, Serial Monitor akan menampilkan pesan bahwa tidak ada gerakan yang terdeteksi. Pada kondisi ini, sistem berada dalam keadaan siaga.
Ketika seseorang atau objek bergerak melewati area deteksi sensor, sensor PIR akan mengubah kondisi keluarannya menjadi aktif. Arduino membaca perubahan ini dan langsung menampilkan pesan bahwa gerakan terdeteksi. Pesan tersebut akan tetap muncul selama sensor masih berada dalam kondisi aktif, sesuai dengan pengaturan durasi pada modul PIR.

Gambar 3. Hasil Percobaan Sensor PIR pada Serial Monitor
Setelah gerakan berhenti dan durasi sensor berakhir, keluaran sensor kembali tidak aktif dan Arduino kembali menampilkan status tidak ada gerakan. Proses ini akan terus berulang tanpa perlu menjalankan ulang program.
Percobaan ini menunjukkan bahwa Arduino mampu membaca sinyal digital dari sensor PIR dengan baik dan merespons perubahan kondisi lingkungan secara langsung. Dengan pemahaman ini, kamu bisa mengembangkan proyek yang lebih lanjut seperti alarm keamanan, lampu otomatis berbasis gerakan, atau sistem pemantauan ruangan.
Tutorial Membaca Sensor PIR Menggunakan Arduino Uno Trainer Kit
Sesuai judulnya kali ini kita akan mencoba 7 segment 4 digit pada Arduino. Dengan 4 digit ini berarti terdapat... selengkapnya
Bootstrap adalah sebuah framework yang dapat memudahkan seorang programmer web untuk mempercepat dan mempermudah dalam membuat dan mengembangkan website.... selengkapnya
Dulu kita sudah belajar untuk mengisi bootloader Arduino Uno ke IC Atmega328 juga, namun dengan jenis DIP (LIHAT DISINI).... selengkapnya
Pada postingan sebelumnya sudah membahas tentang kontrol relay menggunakan Arduino di sini. Nah untuk kali ini saya akan membahasnya... selengkapnya
DHT11 adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi kelembapan dan suhu udara. Sensor ini dapat digunakan untuk mendeteksi suhu... selengkapnya
Jumpa lagi bersama indomaker.com, setelah kemarin kita sudah bisa menampilkan sensor suhu dan kelembaban pada web browser DISINI. Sekarang kita... selengkapnya
Dalam dunia elektronika untuk hobi dan prototyping, Arduino sering kali dianggap sebagai jalan termudah untuk mulai mengerjakan proyek mikrokontroler. Namun, ketika proyek mulai lebih komplikatif misalnya, jika ingin mengecilkan ukuran papan, mengurangi biaya produksi, atau membuat casing yang khusus,... selengkapnya
Setelah kemarin sudah belajar Blynk dan sensor LDR DISINI, sekarang lanjut ke sensor berikutnya yaitu sensor DHT11 untuk memonitoring... selengkapnya
Raspberry Pi tidak hanya bisa menyalakan LED atau membaca input dari tombol, tapi juga bisa digunakan untuk membuat simulasi lampu... selengkapnya
BFD-1000 atau modul Sensor Pelacak Garis 5 Channel adalah sensor yang dirancang untuk digunakan pada robot line follower. Modul ini... selengkapnya
TILT SENSOR adalah sensor untuk mendeteksi sudut kemiringan / derajat, dimana cara kerja sensor ini adalah dengan menggunakan 2 buah… selengkapnya
Rp 9.800Features and Specs: Dual-Core, 32-bit ARM Cortex M0+ Processor Clocked at 48MHz (default), configurable max to 133MHz. Ready with USB… selengkapnya
Rp 82.900Dimmer AC 220 Volt 4000 Watt + Casing Aluminium Potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V…. selengkapnya
Rp 52.5002000W SCR Electronic Voltage Regulator Speed Controller Dimmer Thermostat Aplikasi : Kontrol temperature heater, kontrol kecepatan fan/bor tangan/gurinda tangan, kompor… selengkapnya
Rp 19.500Kinerja Produk: Warnanya coklat (amber), Goldfinger tape sticky baik, patuh, suhu tinggi, pelarut, tidak ada rembesan timah dan tidak ada… selengkapnya
Rp 11.900Case patern: Solid Warna : Merah dan Hijau Current: 10-20 mA Diameter: 3mm
Rp 300Modul sensor tegangan AC bolak balik 1 fasa ini menggunakan optocoupler sehingga tegangan input (AC) tidak akan mengganggu/membahayakan tegangan output… selengkapnya
Rp 21.000Tang Crimping Press Skun Ratchet YTH SN-48B Model YTH SN-48B FOR NON INSULATED TERMINAL YTH SN-48B dengan mata Press 0.5… selengkapnya
Rp 150.000Deskripsi Produk “LED Dot Matrix Display dengan 32×8 pixel, berwarna Merah, menggunakan IC MAX7219 sebagai driver dan dapat dikoneksikan ke… selengkapnya
Rp 47.500Bosan dengan modul arduino yang kalian punya, saatnya mencoba modul programmer yang lain yah ini dia RASPBERRY PI 4 COMPUTER… selengkapnya
Rp 1.199.000

Saat ini belum tersedia komentar.